Nasional

Gandeng KemenPPPA Gelar Webinar, Bos PNM: Perempuan Penopang Utama Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarganya

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 18/04/2025 16:34 WIB


Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi saat meninjau nasabah PNM Mekaar di Dusun Klemungsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/9/2024). Indonews.id/Rikarr Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Arief Mulyadi, menyatakan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan misi utama perusahaan dan menjadi "harga mati" dalam upaya membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing.

“Kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan dimulai dari tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat. Melalui akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan, PNM hadir untuk menciptakan perempuan yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga menjadi penopang utama kesehatan dan kesejahteraan keluarganya,” ujar Arief di Jakarta, Kamis (17/4/2025).

Diketahui, dalam rangka memperingati Hari Kartini, PNMmenggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyelenggarakan webinar bertajuk “Kartini Hebat, Keluarga Sehat: Peran Gizi dalam Kehidupan Perempuan”.

Acara ini bertujuan untuk mengedukasi nasabah PNM Mekaar mengenai pentingnya peran perempuan dalam pembangunan, khususnya melalui kesehatan dan kemandirian ekonomi.

Hingga saat ini, program andalan PNM, yakni Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), telah menjangkau lebih dari 15 juta perempuan nasabah yang mayoritas berasal dari kalangan prasejahtera. Dengan mengoperasikan hampir 4.000 unit kerja di seluruh Indonesia, PNM saat ini melayani total 16,2 juta nasabah aktif.

“Nasabah PNM Mekaar diedukasi untuk dapat memahami pentingnya peran perempuan dalam pembangunan manusia, khususnya melalui aspek kesehatan dan kemandirian ekonomi, sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045,” lanjut Arief.

Senada dengan hal tersebut, Asisten Deputi Pembangunan Manusia, Kebudayaan, Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Wilayah III KemenPPPA, Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati, menegaskan bahwa perempuan merupakan aset bangsa yang tak tergantikan.

“Perempuan jadi punya posisi tawar jika memiliki penghasilan dan mandiri secara finansial,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa perempuan yang berdaya dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, gizi, hingga pola pengasuhan anak.

“Ibu yang sehat akan melahirkan anak-anak yang hebat. Ibu yang hebat melahirkan anak sehat, keluarga akan menjadi kuat, begitu juga dengan Indonesia,” imbuhnya.

Dalam perspektif kesehatan, dr. Ayu Diandra Sari, Spesialis Gizi, juga menyoroti pentingnya gizi sehat bagi perempuan sebagai fondasi untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga.

“Perempuan yang sehat adalah kunci untuk menciptakan dirinya menjadi cerdas dan mandiri demi meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkap dr. Ayu.

Dengan komitmen tersebut, PNM menunjukkan peran strategisnya sebagai BUMN yang bukan hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan manusia yang berkualitas—dimulai dari perempuan sebagai pusat perubahan.

Artikel Lainnya