Roma, INDONEWS.ID - Bologna sukses mengukir sejarah dengan memenangi trofi bergengsi Coppa Italia setelah sekian lama menanti.
Bologna meraihnya setelah sukses menghentikan perlawanan AC Milan denagn skor 1-0. Sebiji gol untuk kemenangan La Rossa -julukan Bologna- dicetak Dan Ndoye.
Sejatinya, Bologna tidak diunggulkan dalam laga final ini. Sebab dalam semua laga head to head, AC Milan lebih unggul.
Lebih lagi, sepekan sebelumnya, Bologna kalah 3-1 di San Siro, markas Milan, dalam lanjutan Serie A Italia.
Namun, dalam laga final di Olimpico, Kamis (15/5/2025) dini hari WIB, Rossoblu tidak diteror hantu kekalahan San Siro.
Sempat tertekan dan diancam Milan di awal laga lewat aksi Rafael Leao yang menembus lini belakang Bologna. Namun umpannya gagal dituntaskan Alex Jimenez.
Bologna pun bangkit dengan menciptakan peluang dari situasi tendangan bebas. Santiago Castro mendapatkan peluang, namun sundulannya masih bisa diselamatkan Mike Maignan.
Selanjutnya, kiper Bologna Lukasz Skorupski harus melakukan penyelamat gemilang pada menit ke-11. Ini terjadi saat Sam Beukema mengumumkan arah bola umpan silang Jimenez.
Terjadi adu taktik dan fisik dalam mengendalikan laga. La Rossa lantas memegang kendali laga, namun gagal menembus lini belakang Milan yang rapat.
Babak pertama berakhir dengan skor tanpa gol alias 0-0. Pada babak kedua, Bologna sukses memecah kebuntuan lewat Dan Ndoye yang mendapatkan bola liar usai Theo Hernandez memotong bola.
Ndoye melepas sepakan keras setelah mengecoh lini belakang Milan. Bola sepakannya tak terbendung Maignan. Skor 1-0 di menit ke-53 untuk keunggulan Bologna.
Tertinggal 1-0, Milan merespon dengan bermain lebih menekan. Alih-alih tertekan, Bologna tampil agresif dalam melakukan pressing berbahaya.
Pressing Bologna terbukti ampuh membuat Milan kesulitan dalam mengembangkan serangan. Ndoye sempat mendapatkan kesempatan dari sepakan voli. Namun upayanya masih melebar jauh.
Di sisa waktu, Milan tak mampu menembus gawang Bologna hingga laga tuntas. Bologna menang 1-0, menari-nari sukacita mengangkat trofi.
Sebab menurut catatan, Bologna absen gelar sejak juara terakhir mereka raih pada 1974 atau sudah 50 tahun lalu.
Sementara Milan, dengan kegagalan ini tentu kecewa karena mereka juga ingin mengakhiri puasa gelar Coppa Italia. Mereka angkat trofi ini, terakhir pada 2003 atau sudah 22 tahu berlalu.