Nasional

Apkasi Geser Tempat dan Waktu Penyelenggaraan AOE 2025, Sarman Simanjorang: Ini Dua Pertimbangan Utama

Oleh : very - Senin, 26/05/2025 11:35 WIB


Wakil Presiden Ma’ruf Amin meninjau stand-stand di pameran Apkasi Otonomi Expo di ICE BSD Kabupaten Tangerang, Kamis (20/07/2023). Foto: Humas Apkasi

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) memindahkan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025, dari Jakarta Convention Center (JCC) ke International Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Perhelatan pameran terbesar pemda kabupaten tersebut, juga berubah, yang semula dijadwalkan pada 10-12 Juli, kini digeser menjadi 28-30 Agustus 2025.

Keputusan ini, menurut Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang, bukan tanpa alasan. "Ada dua pertimbangan utama yaitu penyesuaian agenda organisasi dan respons terhadap dinamika anggaran daerah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/5).

Musyawarah Nasional dan HUT ke-25 Apkasi di Minahasa Utara pada Juli mendatang disebutnya sebagai trigger perubahan. "Kami ingin fokus optimal. Dengan jeda waktu lebih panjang, kabupaten bisa mematangkan persiapan, terutama yang masih menunggu kepastian anggaran perubahan," jelas Sarman.

Lokasi baru ini bukanlah pilihan asal. Pada 2023, ICE BSD sukses menjadi tuan rumah Rakernas XV Apkasi dan AOE, yang bahkan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

"Kami sudah punya chemistry dengan venue ini. Plus, letaknya di Kabupaten Tangerang - anggota Apkasi sendiri. Ini momentum untuk mendorong partisipasi daerah penyangga Jakarta sebagai kota bisnis," tambah Sarman.

Dia menekankan, ICE BSD menawarkan lebih dari sekadar ruang ekshibisi yang luas. Kawasan terintegrasi dengan BSD City ini dilengkapi akses tol, commuter line, dan kereta bandara.

"Skala internasional, teknologi mutakhir, dan infrastruktur premium akan memberi pengalaman berbeda bagi peserta dan pengunjung," klaimnya.

Apkasi juga berkolaborasi dengan Pemkab Tangerang untuk menyajikan atraksi budaya dan kuliner khas, sebuah magnet bagi perantau yang rindu kampung halaman.

Tak hanya pameran komoditas dan investasi, AOE 2025 akan menghadirkan layanan publik langsung. Kementerian Dalam Negeri kembali membuka stand Dukcapil untuk permohonan KTP, KK, atau dokumen kependudukan lainnya -layanan yang selalu ramai peminat dalam gelaran sebelumnya.

Sarman juga membuka opsi venue alternatif untuk tahun-tahun mendatang, termasuk Pantai Indah Kapuk (PIK). "Kami terus mengevaluasi. Yang penting fasilitas memadai dan pengalaman peserta terpenuhi," katanya.

Dengan perubahan jadwal ini, Apkasi meminta peserta terdafar menyesuaikan ulang koordinasi. "Tata letak stand akan kami akomodasi sebaik mungkin. Bagi kabupaten yang belum mendaftar, ini saat tepat memanfaatkan anggaran perubahan," pungkas Sarman.

Mitra strategis seperti dari BUMN hingga industri terkait, juga masih dibuka lebar untuk ikut dan memeriahkan ajang pameran tahunan AOE 2025. *

 

Artikel Lainnya