Jakarta, INDONEWS ID - Untuk pengembangan organisasi TNI AD yang sesuai dengan doktrin sistem pertahanan rakyat semesta (sishankamrata) dan konsep pertahanan pulau-pulau besar, juga sebagai kekuatan pendukung, pendamping dalam pencapaian peningkatan kesejahteraan masyarakat, TNI AD menambah Komando Daerah Militer (Kodam) TNI AD disejumlah daerah yang dinilai pemerintah sangat sensitif.
Presiden Prabowo Subianto juga telah meresmikan enam kodam baru dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung Barat, Minggu (10/8/2025) lalu.
Berikut petikan wawancara indonews.id dengan Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhyana melalui pesan singkatnya, Selasa (12/8/2025).
1. Sejauh mana pembangunan ke enam Kodam tersebut pak? dan sudah berapa Kodam yang telah rampung pembangunannya ?
Jawab: Untuk pembangunan enam Kodam baru di jajaran TNI Angkatan Darat saat ini dilaksanakan secara simultan, bertahap, dan berkelanjutan agar dapat memenuhi seluruh kebutuhan operasionalnya.
Saat ini, penataan fasilitas-fasilitas militer di wilayah masing-masing terus dilakukan bersamaan dengan proses pembangunan fisik fasilitas Kodam-Kodam yang segera diselesaikan.
2.Apakah ada perbedaan disetiap Kodam tersebut mengingat masing masing daerah/wilayah mempunyai tingkat kerawanan yang berbeda, seperti Kodam 6 di Papua yang paling ekstrim ?
Jawab : Secara struktur organisasi, keenam Kodam tersebut memiliki format yang sama. Namun, dalam penggelaran kekuatan, TNI AD tetap menyesuaikan dengan tingkat kerawanan dan karakteristik tiap wilayah.
Khusus di daerah dengan potensi ancaman yang lebih tinggi, seperti Papua Selatan, penguatan dilakukan dengan penempatan satuan pendukung yang lebih memadai, baik dari sisi operasional maupun teritorial, sehingga mampu merespons ancaman militer maupun non militer, sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, pembangunan wilayah perbatasan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
3.Untuk jumlah prajurit juga alutsista apakah sama di setiap Kodam apa disesuaikan dengan wilayahnya pak ? Seperti jumlah prajuritnya, juga pola pengamanannya?
Jawab : Jumlah prajurit dan alutsista di tiap Kodam juga tidak seragam, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas tugas pokok di wilayahnya. Secara organisasi ada standar pemenuhan, tetapi implementasinya mempertimbangkan skala prioritas dan ketersediaan sumber daya agar tugas pokok dapat dijalankan secara optimal.
4. Target pembangunan ke enam Kodam tersebut berapa tahun pak ?
Jawab : Untuk target pembangunan, sifatnya berkelanjutan dengan titik berat pada pemenuhan dukungan operasional primer terlebih dahulu, mulai dari infrastruktur pangkalan, pemenuhan personel, hingga alutsista. Proses ini akan terus dilanjutkan sampai seluruh kebutuhan tiap Kodam terpenuhi, dengan tetap menyesuaikan dukungan anggaran dari pemerintah.
Sebagai informasi, Berikut Daftar 6 Kodam Baru yang Diresmikan Presiden Prabowo:
1. Kodam XIX/Tuanku Tambusai – Mencakup Riau dan Kepulauan Riau, dengan Pangdam Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.
2. Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol – Mencakup Sumatera Barat dan Jambi, dipegang oleh Mayjen TNI Arief Gajah Mada.
3. Kodam XXI/Radin Inten – Mencakup Lampung dan Bengkulu, dengan Pangdam Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
4. Kodam XXII/Tambun Bungai – Mencakup Kalimantan Tengahdan Kalimantan Selatan, dikomandani oleh Mayjen TNI Zainul Arifin
5.Kodam XXIII/Palaka Wira – Mencakup Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, dengan Pangdam Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar
6.Kodam XXIV/Mandala Trikora – Berpusat di Merauke, mencakup Papua Selatan. (MP0) dengan Pangdam Mayjen TNI Lucky Avianto.
Saat ini, Indonesia terbagi menjadi 15 wilayah Kodam yang terdiri dari:
1. Kodam Iskandar Muda (Wilayah Aceh)
2. Kodam I Bukit Barisan (Wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Riau yang bermarkas di Medan)
3. Kodam II Sriwijaya (Wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Lampung, Bangka Belitung, yang bermarkas di Palembang)
4. Kodam Jaya (Wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi dan bermarkas di Jakarta)
5. Kodam III Siliwangi (Wilayah Banten dan Jawa Barat yang bermarkas di Bandung)
6. Kodam IV Diponegoro (Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dan bermarkas di Semarang)
7. Kodam V Brawijaya (Wilayah Jawa Timur dengan markas berada di Surabaya)
8. Kodam VI Mulawarman (Wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan, bermarkas di Balikpapan)
9. Kodam IX Udayana (Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, bermarkas di Denpasar)
10. Kodam XII Tanjungpura (Wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, bermarkas di Pontianak)
11. Kodam XIII Merdeka (Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah bermarkas di Manado)
12. Kodam XIV Hasanudin wilayah Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat, bermarkas di Makassar)
13. Kodam XVI Pattimura (Wilayah Maluku dan Maluku Utara yang bermarkas di Ambon)
14. Kodam XVII Cenderawasih (Wilayah Papua yang bermarkas di Jayapura)
15. Kodam XVIII Kasuari (Wilayah Papua Barat dan bermarkas di Manokwari).