Nasional

Mantan Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee Resmi Masuk Bui atas Dugaan Korupsi

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 15/08/2025 17:20 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Mantan Ibu Negara Korea Selatan, Kim Keon Hee, resmi ditahan atas kasus dugaan korupsi yang menjeratnya. Istri dari mantan Presiden Yoon Suk Yeol itu mulai menjalani masa penahanan pada Rabu (13/8), sehari setelah pengadilan mengeluarkan surat perintah penangkapan demi mencegah penghilangan barang bukti.

Dilansir Yonhap, Kim, 52 tahun, tengah diselidiki atas dakwaan suap, manipulasi harga saham, dan penyalahgunaan kekuasaan. Ia membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Reuters melaporkan, Kim ditahan di Seoul Nambu Detention Center, salah satu rumah tahanan modern yang dibuka pada 2011 dan dipimpin oleh sipir perempuan. Lokasi penahanannya terpisah dari suaminya, Yoon Suk Yeol, yang sudah menjalani sekitar 100 hari masa tahanan. Meski status sosialnya sebagai mantan ibu negara, pihak rutan menyatakan Kim akan diperlakukan sama seperti tahanan lain, dengan beberapa penyesuaian rutinitas.

Kim ditempatkan di sel pribadi berukuran 6,56 meter persegi, dilengkapi meja kecil, kasur lipat, selimut, lemari kecil, toilet, dan wastafel. Ia mandi di fasilitas umum, namun dengan jadwal terpisah dari tahanan lain. Kim juga mendapat waktu berolahraga di luar ruangan selama satu jam setiap hari, kecuali Minggu dan hari libur nasional.

Menu makan Kim sama dengan tahanan lainnya, yakni tiga kali sehari dengan biaya sekitar Rp 17 ribu per porsi. Sarapan biasanya terdiri dari roti selai stroberi, sosis, dan salad. Makan siang berupa pork kimchi jjigae, mandu, tumis timun Jepang dengan udang, serta kimchi.

Makan malam terdiri dari namul, telur goreng, kimchi lobak, dan naengguk timun. Namun, menurut Korea JoongAng Daily, pada hari pertama penahanannya, Kim dikabarkan mogok makan. Pengacaranya menyebut kondisi Kim tidak dalam keadaan baik.

Sejak awal masa pemerintahan Yoon, Kim Keon Hee kerap menjadi sorotan publik. Ia pernah dituduh memalsukan data resume, menerima tas Dior senilai 3 juta Won (Rp 35 juta), serta melakukan manipulasi harga saham Deutsch Motors.

Selain itu, Kim diduga menerima hadiah mewah, termasuk liontin berlian Van Cleef & Arpels senilai 60 juta Won (Rp 697 juta) dari Seohee Construction yang dikenakannya saat menghadiri Konferensi NATO 2022. Ia juga dituding mendapat tas Chanel dan perhiasan dari Gereja Unifikasi sebagai imbalan bantuan bisnis.

Penahanan ini menjadikan Kim Keon Hee sebagai mantan ibu negara pertama dalam sejarah Korea Selatan yang mendekam di balik jeruji besi.

Artikel Lainnya