Jakarta, INDONEWS.ID - Ribuan alumni SMA 3 Jakarta merayakan kebersamaan mereka Istora Senayan, komplek Gelora Bung Karno (GBK), kehadiran mereka bukan menikmati Minggu pagi yang cerah tapi juga bergoyang bersama di depan panggung, salah satu pengisinya merupakan sekelompok dosen yang pernah menggali ilmu di sekolah tersebut, 3 personilnya adalah profesor.
Apa jadinya bila sekumpulan dosen bernyanyi di atas panggung 'Seikat", mereka berekspresi bebas dihadapan penonton yang hampir seluruhnya alumni SMA 3 Jakarta. Tak ada buku tebal atau diktat tapi beberapa lembar kertas berisi bait lagu yang siap mereka dendangkan.
Para dosen yang bermusik itu merupakan alumni angkatan 72, seperti kebanyakan angkatan mereka juga berkode 372. Guna membedakan dengan angkatan lain, 372 berseragam t-shirt ungu dengan bawahan warna bebas, kala sekumpulan dosen didengungkan oleh MC segenap anggota 372 kumpul di depan panggung menanti performa teman seangkatan.
Kala diperkenalkan oleh MC, para dosen itu meminta disebut 'opa, oma bernyanyi' dibawah kordinasi Dali Anca. Sebelum mulai, ia meminta audien mendoakan penulis lagu mars SMA 3 Teladan yang telah berpulang untuk mengenang jasanya sebagai penulis lagu yang kini terus diperdengarkan dimanapun almuni SMA 3 Jakarta kumpul.
Penampilan mereka lumayan bagus meski keseharian mereka berkutat dengan belajar dan mengajar generasi muda penerus bangsa. Dua lagu mereka nyanyikan, lagu pertama "Indonesiaku" karya Eros Djarot, dibawakan apik oleh mereka diiring permainan duet organ dan fluet yang dimainkan dua profesor.
Lagu penutup penampilan mereka adalah, "Marilah ke Mari" karya Titiek Puspa yang dipopulerkan oleh Euis Dahliah. Remaja 80-90 pasti tahu lagu itu, maka 372 menyanyikan lagu itu untuk mengenang masa sekolah di SMA 3 Jakarta.
Penampilan mengesankan para dosen yang mendedikasikan diri di Universitas Indonesia dan Universitas Nasional walau kebersamaan mereka hanya berlatih selama 2 minggu tapi performanya mendapat aplaus dari pengunjung reuni akbar SMA 3 Jakarta. Teruslah menghibur meski reuni akbar sekolahmu berakhir, tahun-tahun berikut reuni pasti kembali digelar.