Jakarta, INDONEWS.ID - Minggu (24/8/2025), kemarin dilangsungkan acara tahlilan – 40 hari wafatnya- H. Rochmani bin H. Amarullah, yang merupakan sesepuh Pengurus Masjid At- Taqwa Jl. Sriwijaya Raya No.10 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tahlilan digelar di Masjid At Taqwa Jl. Sriwijaya Raya No. 10 Kebayoran Baru.
Almarhum adalah penasihat pengurus Masjid At Taqwa yang jamaahnya dari berbagai kalangan di Jakarta. Almarhum juga merupakan adik ipar dari mantan Menhan Jenderal TNI ( Purn) Ryamizard Ryacudu.
Turut hadir mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus Penasihat Masjid Jami At-Taqwa Sriwijaya, Sandiaga Uno dan Ibu Nur Asia Uno yang juga adik sepupu almarhum, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Yayasan Masjid Jami At-Taqwa Sriwijaya, H. Ali Marzuki, Dewan Pembina beserta jajaran pengurus DKM Masjid Jami At-Taqwa Sriwijaya, Ismeth Wibowo yang juga jamaah Masjid Jami At-Taqwa Sriwijaya sekaligus sahabat almarhum H. Rochmani
Tahlilan tersebut diadakan di Aula Masjid At-Taqwa Sriwijaya, yang diresmikan oleh mantan Wakil Presiden Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma`ruf Amin pada tanggal 21 Juni 2024 lalu.

Masjid At-Taqwa adalah salah satu Masjid Ikonik di kawasan Jakarta Selatan yang cukup aktif menggelar berbagai kegiatan keagamaan mulai dari pengajian, kajian, hingga beberapa kegiatan lain yang memperkuat tali persaudaraan umat Islam di sekitar kawasan tersebut.
Dari segi desain, Masjid At-Taqwa Sriwijaya terkenal dengan desain arsitekturnya yang mencerminkan keindahan dan keagungan. Selain memiliki suasana yang tenang. Masjid ini juga dinilai nyaman oleh para jamaah yang melaksanakan ibadah disana.
Masjid At-Taqwa rencananya akan memiliki salah satu inovasi berupa Pusat Kajian Artificial Intelligence (AI) Islami atau Indonesian Islamic AI Centre yang akan dibangun di lantai 3 dengan beberapa mitra kolaborator.

Acara tersebut berlangsung dengan penuh khusuk. Semoga alamarhum diterima di sisi-Nya sesuai dengan amal ibadahnya.
Dari situs resminya, Masjid Jami Attaqwa Sriwijaya telah berdiri sejak tahun 1920 di atas tanah wakaf dari almarhum H Yusuf bin Gede Ali.
Fakta menarik lainnya, Masjid Jami Attagwa Sriwijaya juga kerap disebut Masjid Senayan karena lokasinya yang cukup dekat. Pada tahun 1952 masjid ini bergeser dan dibangun kembali oleh Pemerintah di atas tanah seluas 1.260m².
Masjid ini telah mengalami beberapa kali perluasan bangunan dan tanah, sehingga saat ini luas bangunan masjid adalah sekitar 2.173m² dan luas tanah 3.000m² termasuk di dalamnya fasilitas aula serbaguna seluas 1.000m² yang juga dapat menunjang kegiatan peribadatan dan kegiatan lainnya. *