Jakarta, INDONEWS.ID - Joni Mustaf adalah moniker dari Mohd. Jayzuan, seniman multi-dispilin yang prolifik asal Ipoh, Malaysia. Jika musik Mohd. Jayzuan lebih pada singer-songwriter yang tidak terlalu banyak bereksperimen, maka ketika menggunakan nama Joni Mustaf, ia menjadi leluasa ekspresif dalam penggembaraan suaranya.
Joni Mustaf dalam album “langlang” menampilkan indie rock dengan energi yang besar, meletup-letup, sekaligus percakapan dalam diri yang larut. Joni memainkan gitar berdistorsi tebal, kasar, sesekali mendatangkan feedback, tapi riff-riff yang renyah dalam sekali dengar pun bertebaran di mana-mana. Aksi Joni ditemani drummer Mohd. Harzriq (Harmacy) yang punya banyak ragam pukulan yang tepat untuk lagu-lagu dalam “langlang”.
Kita bisa mendengarkan pengaruh dari band-band semacam Sonic Youth dan Sebadoh dalam “langlang”, musik yang memang sangat digemari oleh Mohd. Jayzuan sejak remaja, namun indie rock Joni Mustaf juga menampilkan melankolia lirik-lirik berima dalam bahasa Melayu yang reflektif. Dalam kebisingan dan ketenangan suara-suara yang menambah bangun atmosfer lagu, dengan tambahan bunyi dari para penyanyi latar, keyboard, dan bahkan barang temuan seperti logam, album “langlang” memiliki pikatnya sendiri juga dari penataan kata-katanya.
Mohd. Jayzuan, selain mengarang lagu, dikenal pula sebegai penulis yang sejauh ini telah menerbitkan 11 buku, mulai dari novella, cerpen, puisi, esei, hingga travelog.
Album langlang sendiri lahir dari keinginannya untuk pergi dari kehidupan yang lama. Hijrah.
“Juga simbolik tentang kolektif saya, Projek Rabak, yang bikin label di London. Serta tentang mengasingkan dan menjauhkan diri dari seseorang yang pernah saya cintai,” Joni menerangkan.
Album terbaru Joni Mustaf bertajuk “langlang” dilepas tahun ini. Paviliun Records, sebuah indie label di Jakarta yang telah mengedarkan sejumlah musik lintas genre/sub genre sejak 2006, merilis “langlang” dalam format kaset untuk khalayak Indonesia. (Harlan Boer)