Jakarta, INDONEWS.ID - Persatuan Werdatama Republik Indonesia (PWRI) bakal merayakan Hari Jadinya yang Ke-63, sebelum puncak acara beberapa rangkaian digelar seperti senam dan jalan santai di CFD (car free day) pada Minggu (28/09). PWRI Unit Kemendagri pun hadir memeriahkan acara tersebut, sekaligus silaturahmi menjelang puncak acara.
Halaman hotel Sahid dihiasi kuning dan merah, warna itu merupakan pakaian yang dikenakan ratusan anggota PWRI yang siap mengikuti rangkaian acara PWRI. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum PWRI, Prapto Hadi, Ketua PWRI Kemendagri Prof. Dr Johermansyah, dan Asri Hadi Ketua Bidang Komunikasi yang juga Pemred indonews.id.
Acara itu menjadi ajang mereka melepas kangen setelah tak lagi 'berbaju' ASN, senyum dan tawa ceria mereka membuat suasana pagi itu menjadi semakin ceria. Apalagi usai senam dan jalan santai, pembicaraan antar rekan yang tak lagi sekantor makin luwes dan saling memberi semangat.
Usia mereka memang tak lagi muda tapi semangatnya tak kalah dengan rejama usia 17-an, mereka enerjik bahkan setiap gerakan senam dari instruktur mereka tiru nyaris sempurna. Begitu pula saat jalan santai, tak tampak wajah-wajah lelah, hanya senyum dan tawa lebar dari anggota PWRI, apalagi saat mereka bercengkrama dengan sesama kawan yang dahulu satu institusi.
Ratusan anggota PWRI yang terdiri dari pensiunan Kementerian dan Lembaga, tetap produktif meski tenaga mereka tak lagi dicurahkan di sana. Namun dengan wadah itu para anggota yang pernah menyumbangkan tenaga dann pikirannya untuk negara masih terus mereka lakukan meski di luar Kementerian dan Lembaga
Ketua PWRI Kendagri Prof. Dr Johermansyah, mengatakan, kegiatan tersebut sinyal bahwa PWRI masih terus berkegiatan meski hanya olahraga santai dan kumpul bersama di kawasan Sudirman - Thamrin.
"Sebenarnya ini dimaksudkan untuk memelihara jiwa korsa, bahwa orang pensiun itu tetap harus aktif dan terlibat dalam organisasi, yaitu PWRI", ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan itu juga untuk menjaga kesehatan agar para pensiunan itu terus menyimbangkan pemikirannya pada yunior-nya yang sedang tugas di Kementerian dan lembaga. Dan kumpul-kumpul itu untuk mereka berbagi kenangan dengan sesama rekan yang dahulu satu atap di institusi pemerintah, sehingga kegiatan itu membuat mereka panjang usia.
Puncak Hari Jadi PWRI akan digelar pada tanggal 5 Oktober, nanti seluruh perwakilan PWRI dari seluruh Indonesia. Organisasi ini sendiri punya perwakilan hingga tingkat Desa, karena itu tanggal 5 Oktober nanti mereka hadir di gedung baru PWRI yang rencananya akan diresmikan presiden Prabowo Subianto.
Ia berharap, agar pemerintah memikirkan nasib PWRI yang masih punya sumbangsih pada negara, terutama menaikan pensiunan mereka. Kala mereka masih aktif gajinya dipotong 8 persen untuk masa tua, seharusnya pemerintah juga menaruh 8 persen di sana, sehingga kami menerima pensiunan 2 kali lipat dari saat ini.