Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia (Menko PMK) Muhaimin Iskandar memberikan dukungan nyata kepada pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan pekerja GIG di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan menyerahkan bantuan modal usaha kepada empat klaster nasabah PNM Mekaar.
Bantuan diberikan dalam rangkaian dialog interaktif bertema “Sinergi Penguatan Ekosistem dan Perlindungan bagi Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif dan GIGs Worker” yang digelar pada Rabu (1/10/2025).
Dalam sambutannya, Muhaimin menegaskan bahwa para pelaku usaha mikro yang tumbuh secara mandiri merupakan tulang punggung ekonomi rakyat dan pantas mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.
“Para pekerja-pekerja ini harus dikasih penghargaan. Karena mereka ini secara mandiri, kuat, dan kokoh membangun ekonomi tanpa campur tangan siapapun,” ujarnya.
PNM menghadirkan empat klaster usaha kreatif dari wilayah Kota Kupang, Kupang Barat, Kupang Tengah, dan Kabupaten Kupang, dengan total 65 nasabah penerima manfaat. Klaster tersebut meliputi: budidaya rumput laut, perikanan, produksi garam abu dan anyaman daun lontar
Pimpinan Cabang PNM Denpasar, Leonardus Yosi, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah pusat dan daerah menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pemberdayaan pelaku ultra mikro.
“Bantuan modal yang diberikan kali ini bukan hanya tambahan dana, tetapi juga penguatan ekosistem usaha agar nasabah Mekaar semakin percaya diri, berdaya saing, dan mampu membawa manfaat bagi lingkungannya,” jelasnya.
Hingga September 2025, PNM mencatat 369.212 nasabah aktif dari 19.215 kelompok di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan potensi besar di sektor UMKM dan ekonomi kreatif, program klasterisasi diharapkan mampu mendorong perkembangan usaha secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Strategi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden 2024–2029, khususnya pada poin ketiga mengenai peningkatan produktivitas untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Dengan mengusung semangat Tumbuh, Peduli, dan Menginspirasi, PNM optimistis bahwa sinergi antara pemerintah dan para nasabah Mekaar di NTT akan melahirkan pengusaha ultra mikro tangguh yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.*(Stabilitas.id)