Jakarta, INDONEWS.ID - Di suatu sore yang cerah, tepatnya pada Jumat (28/11/2025), keempat serangkai yang terdiri dari Asri Hadi, Ismeth Wibowo, Sadik Algadri, dan Mulyadi Harja, bercengkerama di kawasan Senayan City Jakarta.
Mereka sekadar temu kangen menghabiskan waktu, setelah satu minggu ini sibuk dengan rutinitas masing-masing. Mereka sengaja memilih waktu longgar yaitu di akhir pekan.
Hanya menyapa satu sama lain. Menanyakan ”apa kabar?”, dan ”apa saja yang dikerjakan selama satu minggu ini” - sambil menyeruput kopi kesukaan masing-masing tentunya.
”Hanya sekadar ngopi bareng. Kami berteman sejak masa muda. Kami merupakan sesama teman di SMA dan di pendidikan tinggi,” ujar Ismeth Wibowo mengemukakan alasan pertemuan tersebut kepada INDONEWS.ID di Jakarta, Jumat.
Pertemanan dan persahabatan mereka telah dimulai sejak lama, sekira sejak tahun 1970-an. Itu berarti sudah lebih dari setengah abad, tepatnya 55 tahun.
Asri Hadi dan Sadik Algadri merupakan alumnus SMA 3 Setiabudi Jakarta dan alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI). Sedangkan Ismeth Wibowo dan Mulyadi Harja merupakan alumnus SMA 1 Budi Utomo. Ismeth adalah lulusan FISIP UI dan Mulyadi menempuh pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Trisakti, Jakarta.
Selepas kuliah, keempatnya memasuki dunia kerja. Ada yang bekerja sebagai birokrat di kementerian, namun ada juga yang memilih di sektor swasta. Kini, setelah purnabhakti, mereka pun memiliki waktu luang – menikmati hidup yang merupakan anugerah terindah dari Tuhan.

Asri Hadi mengatakan, setelah pensiun, dirinya sibuk menangani media online INDONEWS.ID sebagai Pemimpin Redaksi. Pekerjaan baru tersebut, kata purnabhakti dosen di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini terasa menantang namun menyenangkan alias enjoy.
”Saya bisa berkumpul dan bertemu dengan mahasiswa saya dulu yang sebagian besar telah menjadi orang penting di berbagai instansi pemerintah,” ujar Bang Buyung - sapaannya.
Sementara itu, Ismeth Wibowo saat ini merupakan Komisaris PT Sunra Asia Pasific Hi Tech. Perusahaan ini merupakan distributor kendaraan listrik roda dua, yaitu motor listrik dan sepeda listrik terkemuka saat ini. Ismeth, yang merupakan cucu Ir. H. Djuanda, pahlawan nasional ini, juga merupakan Senior Advisor beberapa perusahaan luar negeri.
Ismeth Wibowo merupakan mitra lokal dari pabrik motor listrik dan sepeda listrik Jiangsu Xinri E-Vehicle Co Ltd yang pabriknya di Kota Wuxi dan beberapa kota besar di China.
Sedangkan Mulyadi merupakan menantu dari mantan Menteri Tenaga Kerja Harun Zain. Sementara itu, Sadik Algadri yang merupakan anak dari Hamid Algadri, Pejuang Perintis Kemerdekaan Indonesia, merupakan Staf Ahli KONI Pusat.
Walaupun memiliki latar belakang dan pekerjaan berbeda, namun hingga kini pertemanan mereka tetap awet dan langgeng. ”Kami mempunyai visi dan misi yaitu giat, kreatif dan jujur. Karena itu, kami membicarakan pekerjaan kami masing-masing dan tetap saling mensuport satu sama lain,” ujar Ismeth ketika ditanya tentang tips pertemanan yang awet.
”Kami berempat sudah berteman sejak tahun 1970-an. Meskipun berbeda profesi tetapi pertemanan kami tidak lekang oleh zaman,” ujarnya.
Di tengah bincang-bincang tersebut, keempat sekawan ini juga menyatakan keprihatinannya atas bencana alam yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. ”Kami ikut mendoakan korban bencana banjir di sejumlah titik agar diringankan duka dan penderitaan yang dialami akibat bencana alam tersebut,” pungkas Ismeth. *