Jakarta, INDONEWS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya. Penangkapan tersebut terjadi tidak lama setelah Ardito menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Nuwo Balak, Lampung Tengah, Selasa (9/12/2025) pagi.
Dalam sebuah video yang beredar dan diterima detikSumbagsel, Ardito terlihat mengikuti rangkaian acara peringatan Hakordia bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Lampung Tengah. Peringatan tersebut ditandai dengan pelepasan burung merpati sebagai simbol komitmen pemberantasan korupsi.
Pada video itu, Ardito tampak mengenakan setelan pakaian berwarna cokelat lengkap dengan peci hitam. Suasana acara terlihat meriah dengan iringan tepuk tangan para peserta.
“Iya, kemarin Pak Ardito hadir di acara itu (Hakordia),” ujar seorang ASN di Kabupaten Lampung Tengah yang enggan disebutkan namanya.
KPK membenarkan adanya OTT terhadap Ardito Wijaya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.
“Benar,” kata Fitroh saat dikonfirmasi, Rabu (10/12/2025).
Usai terjaring OTT, Ardito Wijaya tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 20.15 WIB. Ia terlihat mengenakan jaket hitam dan topi putih serta membawa sebuah koper berwarna biru. Saat ditanya awak media mengenai kondisinya, Ardito hanya menyampaikan bahwa dirinya dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah sehat. Di rumah aja,” ujarnya singkat.
Hingga kini, KPK belum mengungkapkan secara rinci pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam OTT tersebut maupun kasus yang menjerat Ardito Wijaya. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan dan mengumumkan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.