Aceh, INDONEWS.ID– PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto terdaftar resmi di Indonesia, turut berkontribusi terhadap pemulihan pasca bencana di Sumatra tepatnya di Aceh yakni Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang.
PINTU menyumbang empat buah Starlink untuk daerah tersebut bekerja sama dengan Tim Relawan Independen & Yayasan Gerakan Memutus Rantai.
Pendistribusian perangkat Starlink dilakukan oleh tim relawan pada 26-30 Desember 2025.
Andy Putra, SVP Strategy & Business PINTU mengungkapkan, pihaknya komitmen untuk membantu pihak-pihak yang terdampak.
“PINTU mengambil bagian untuk mendukung percepatan pemulihan konektivitas dengan mengirimkan empat buah starlink beserta biaya langganannya hingga tiga bulan ke depan," ungkap Abdy Putra, Kamis (2/1/2026).
Bantuan itu, lanjut dia, diserahkan langsung lewat Tim Relawan Independen dan Yayasan Gerakan Memutus Rantai.
"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga di Aceh untuk bisa terus terhubung dalam jaringan internet guna memudahkan komunikasi dengan kerabat, relawan, dan juga pemerintah,” tandanya.
Founder & CEO Ngomongin Uang Glenn Ardi yang tergabung dalam Tim Relawan Independen menyampaikan apresiasi.
“Kami mengapresiasi PINTU yang telah memberikan bantuan untuk saudara-saudara kita di Aceh yang terdampak bencana ini," ujarnya.
Bersama dengan Tim Relawan Independen dan Yayasan Gerakan Memutus Rantai, pihaknya masuk ke daerah-daerah yang sebelumnya sempat terputus aksesnya, namun saat ini berangsur pulih.
"Bantuan ini sangat berharga untuk memberikan konektivitas internet bagi warga yang terdampak,” imbuhnya.
Seperti diketahui, telah terjadi bencana longsor serta banjir yang berdampak langsung di tiga provinsi di Indonesia di antaranya, Sumatra Utara, Sumatra Barat, serta Aceh.
Banyak akses-akses yang lumpuh dari mulai jalan raya hingga saluran telekomunikasi termasuk jaringan internet.
Upaya gotong royong dan bahu membahu seluruh pihak, sekecil apa pun kontribusinya, diyakini dapat mendorong percepatan pemulihan bencana ini.
"Melalui inisiatif ini, kami ingin bersama-sama memikul beban tersebut dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berkontribusi, demi pemulihan yang lebih cepat.” tutup Andy.