Jakarta, INDONEWS.ID- PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (“Centratama”), anak usaha dari EdgePoint Infrastructure telah menghadirkan jaringan 5G dalam ruangan untuk mendukung Sistem Antena Terdistribusi (Distributed Antenna System/DAS) aktif multi-operator yang pertama di Indonesia, yaitu di Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Penerapan solusi In-Building Coverage (IBC) yang telah siap mendukung 5G di salah satu destinasi ritel terbesar di Jakarta Utara ini merupakan kerja sama dengan anak perusahaan Agung Sedayu Group yaitu Agung Sedayu Realestat Indonesia (ASRI),
Ini akan semakin memperkuat komitmen berkelanjutan ASRI dalam meningkatkan pengalaman konsumen di properti mal unggulannya.
Berlokasi di kawasan hunian dan komersial dengan kepadatan tinggi, seluruh operator jaringan seluler utama kini telah aktif (on air).
Ini memungkinkan konektivitas seluler yang lancar di dalam area mal, serta meningkatkan pengalaman ritel dan digital bagi pengunjung maupun pelaku usaha.
Raymond Yan, Chief Executive Officer (CEO) Centratama Group mengatakan, implementasi 5G IBC indoor di MOI benar-benar menjadi terobosan besar karena menghadirkan konektivitas berkinerja tinggi langsung ke salah satu pusat komersial terpadat di Jakarta.
Semakin banyak masyarakat Indonesia yang terhubung secara digital dan mengadopsi pembayaran nontunai, konektivitas yang lancar dan andal menjadi elemen penting dalam pengalaman ritel.
"Seiring berkembangnya ekosistem 5G di Indonesia, kami senang dengan kemitraan seperti ini, yang memungkinkan kami menghadirkan konektivitas 5G dalam ruangan yang andal di destinasi utama, sekaligus membuka peluang baru bagi sektor ritel, layanan pintar, dan pertumbuhan ekonomi," ujar Raymond Yan, Senin (23/2).
Alexander Kusuma, CEO ASRI, mengatakan, sebagai salah satu destinasi gaya hidup terkemuka di Jakarta, MOI terus berkembang untuk memenuhi ekspektasi masyarakat Indonesia yang semakin terhubung secara digital.
"Kehadiran jaringan 5G in-building coverage ini meningkatkan pengalaman secara keseluruhan bagi pengunjung, tenant, dan mitra kami dengan menghadirkan konektivitas yang lebih cepat dan andal di seluruh area mal," ujarnya.
Bagi para tenant, lanjut dia, peningkatan kualitas jaringan ini akan membantu mereka menghadirkan layanan dan kapabilitas baru.
Dengan demikian dapat ditingkatkan operasional dan layanan seperti pelacakan inventori secara real-time, titik kontak omni-channel, serta pembayaran nontunai.
"Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan infrastruktur yang mendukung inovasi, keterlibatan digital yang mudah dan bebas hambatan, serta pertumbuhan jangka panjang bagi lingkungan ritel dan perhotelan kami,” lanjut Alexander.
EdgePoint Infrastructure saat ini telah memiliki 16.000 site di seluruh portofolionya yang tersebar di Malaysia, Indonesia, dan Filipina.