Bisnis

Raih Apresiasi dari Bapenda Sulteng, PT GNI Berkomitmen Terus Berkontribusi Bagi Pembangunan Daerah

Oleh : very - Kamis, 05/03/2026 17:54 WIB


PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mendapatkan apresiasi dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Tengah. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Andi Irman di Kantor Pusat PT GNI Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.ID - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mendapatkan apresiasi dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Tengah atas kontribusi dan peran sertanya dalam mendukung program ”Berani Berinvestasi” di daerah tersebut.

Perusahaan industri nikel tersebut dinilai telah turut serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendorong terciptanya iklim investasi yang aman, kondusif, dan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Tengah.

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Andi Irman di Kantor Pusat PT GNI Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Hadir dalam acara tersebut Komisaris PT GNI Jiang Haiting, Advisor PT GNI Ismeth Wibowo, Eddy Yang, Ridwansyah dan Novi. Sedangkan dari Pemda Sulawesi Tengah hadir yaitu Kepala Bapenda Propinsi Sulawesi Tengah, Andi Irman, Rian, dan beberapa pejabat pemda.

Kepala Bapenda Andi Irman mengatakan bahwa investasi sektor industri pengolahan mineral seperti yang dilakukan oleh PT GNI memiliki peran penting dalam memperkuat basis ekonomi daerah.

“Investasi yang masuk ke Sulawesi Tengah, termasuk yang dilakukan oleh PT GNI, memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi daerah. Selain mendorong pertumbuhan industri, kehadiran investasi ini juga berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan daerah dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kami juga mengapresiasi PT GNI yang selama ini menunjukkan komitmen sebagai wajib pajak yang taat dan kooperatif,” ujarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, kata Andi, investasi PT GNI di Kabupaten Morowali Utara memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan daerah.

Kehadiran kawasan industri yang dikelola perusahaan tersebut tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan nikel, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas usaha, perdagangan, dan pengembangan infrastruktur pendukung.

Andi mengatakan, kontribusi investasi tersebut turut mendorong peningkatan penerimaan daerah serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, ia juga mengapresiasi komitmen PT GNI dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah. Menurutnya, perusahaan tersebut dikenal taat pajak serta kooperatif dalam berkoordinasi dengan pemerintah daerah, sehingga menjadi contoh positif bagi pelaku usaha lainnya yang berinvestasi di Sulawesi Tengah.

Selain berkontribusi terhadap sektor industri, PT GNI juga aktif dalam berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pengembangan masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap investasi yang terus berkembang di wilayah tersebut dapat menjadi katalis bagi percepatan pembangunan daerah.

Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri juga diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

 

Apresiasi atas Dukungan Pemda dan Komitmen GNI

Sementara itu, PT GNI menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah yang selama ini mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif di Sulawesi Tengah.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan operasional yang berkelanjutan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah. Kami berkomitmen untuk menjalankan investasi yang bertanggung jawab, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar perwakilan manajemen PT GNI.

Apresiasi tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap peran aktif PT GNI dalam meningkatkan aktivitas ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan kontribusi perusahaan terhadap pendapatan daerah di Sulawesi Tengah. *

Artikel Lainnya