Jakarta, INDONEWS.ID - Yushi Tanaka, pebulu tangkis tunggal putra Jepang turun memperkuat tim dalam event Thomas Cup 2026 yang dihelat 24 April - 2 Mei 2026.
Hasil undian, Yushi Tanaka berada di Grup B, satu grup dengan Malaysia, Inggris, dan Finlandia.
Tanaka dkk praktis menjadi tim yang paling kuat di grup ini dan karena itu mereka berpeluang untuk lolos dari fase grup.
Di sektor tunggal, Tanaka bakal membantu Kodai Naraoka hingga Koki Watanabe untuk menang tim agar lolos ke fase berikut.
Tanaka bukan pendatang baru di dunia bulu tangkis. Dialah yang membekuk Anthony Sinisuka Ginting dan Alwi Farhan di Swiss Open 2026.
Untuk event sebesar Thomas Cup, dia sudah sejak lama ingin tampil pada Thomas Cup.
Dia mengungkapkan, dirinya termotivasi untuk berlaga di Thomas Cup tim Jepang berhasil menyabet gelar edisi tahun 2014.
Dipercaya untuk memperkuat tim, Tanaka mengaku sudah tidak sabar lagi, meski dirinya juga sedikit gugup menghadapi lawan di event ini.
"Saya benar-benar tidak sabar untuk tampil. Thomas Cup adalah salah satu turnamen yang saya impi-impikan. Tetapi, saya pikir saya akan gugup. Semoga saya tetap bisa bermain bagus, meski sedikit gugup," ujarnya.
Dilansir dari Badminton Spirit, Tanaka mengatakan, dirinya akan berusaha memenangkan setia pertandingan.
"Saya masih ingat momen tim putra kita menang pada tahun 2014. Saat itu, saya masih duduk di bangku SMA. Itu adalah momen yang paling saya kenang," kenangnya.
Lanjut dia mengenang, meskipun dirinya belum punya gawai pada masa itu untuk menonton video, dia tidak pernah melupakannya.
"Jadi, saya tidak bisa melihat video dari pertandingannya. Akan tetapi, saya masih mengingatnya,` tambah Tanaka
Tanaka tentu membawa modal bagus dari satu gelar juara yang dia amankan pada tahun 2026 ini.
Namun dia juga gagal mencatatkan kemenangan di Kejuaraan Asia.
Kekalahan tersebut memberikan dirinya pelajaran berharga untuk lebih baik lagi.
"Performa saya meningkat dalam beberapa waktu belakangan. Saya mulai bisa melihat hasil-hasil dari latihan keras yang saya jalani."
"Namun, saya gagal mencatatkan kemenangan di Kejuaraan Asia kemarin. Dan saya pikir itulah tantangan terbesar yang harus saya lewati..."
Dia sendiri terus menerus mengevakuasi diri atas kekalahan. "Saya mencari tahu penyebab dari kekalahan yang saya derita," katanya.
Dia menegaskan, kekalahan pada Kejuaraan Asia 2026 tidak bisa dia lupakan begitu saja.
"Kalau saya bisa memperbaikinya, saya yakin saya bisa melaju lebih jauh lagi. Saat ini, yang terpenting adalah tampil dengan percaya diri tinggi."
Dari kesalahan itu, dia berjanji akan fokus agar bisa bermain baik. "Saya akan fokus hal tersebut lebih dulu," imbuh Tanaka.