Nasional

Salon Inklusif untuk ODGJ, Kisah Anastasia Puji Astuti Tebarkan Kepedulian dan Harapan

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 23/04/2026 12:34 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Di tengah hiruk-pikuk dunia usaha kecantikan, kisah Anastasia Puji Astuti menghadirkan makna yang lebih dalam dari sekadar bisnis. Salon yang ia rintis bukan hanya tempat mempercantik diri, tetapi juga ruang penuh empati bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap terpinggirkan.

Di banyak tempat, ODGJ masih menghadapi stigma dan perlakuan diskriminatif. Namun, Anastasia justru membuka pintu salonnya lebar-lebar bagi mereka yang sering dijauhi. Ia menghadirkan suasana aman dan nyaman, di mana setiap individu diperlakukan dengan hormat dan kasih sayang.

“Saya ingin mereka merasa diterima dan dihargai, karena bagi saya, mereka adalah bagian dari keluarga besar yang perlu didukung,” ujar Anastasia.

Tak hanya sebagai pelaku usaha, Anastasia juga berperan sebagai kader kesehatan jiwa. Ia aktif mendampingi ODGJ sekaligus mengedukasi masyarakat agar mengubah cara pandang terhadap mereka. Baginya, ODGJ bukanlah kelompok yang harus dihindari, melainkan bagian dari komunitas yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

Langkah sosial yang ia tempuh berjalan seiring dengan upaya mengembangkan usaha. Dukungan pembiayaan dari PNM Mekaar menjadi titik penting dalam perjalanan bisnisnya. Melalui program tersebut, Anastasia mampu memperluas usaha dan menambah peralatan salon.

“Mendapatkan dukungan modal dari PNM Mekaar adalah langkah besar bagi saya. Ini bukan hanya tentang mengembangkan usaha salon, tetapi juga untuk terus membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan,” katanya.

Kini, usaha salon yang ia jalankan semakin stabil dan memberi dampak nyata, tidak hanya bagi perekonomian keluarganya, tetapi juga bagi lingkungan sekitar. Salon tersebut bahkan menjadi simbol inklusivitas—tempat di mana batas-batas sosial perlahan memudar.

Sekretaris Perusahaan PT Permodalan Nasional Madani, Dodot Patria Ary, mengapresiasi dedikasi Anastasia yang dinilai sebagai inspirasi nyata pemberdayaan UMKM berbasis nilai kemanusiaan.

“Kisah Ibu Anastasia adalah teladan yang menginspirasi banyak orang, termasuk kami di PNM. Kepeduliannya terhadap ODGJ menunjukkan bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari materi, tetapi juga dari dampak sosial yang bisa kita berikan kepada sesama,” ujarnya.

Kisah Anastasia menegaskan bahwa semangat kewirausahaan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Di tangannya, salon bukan sekadar tempat usaha, melainkan jembatan harapan—menghubungkan empati, pemberdayaan, dan perubahan cara pandang masyarakat.

Lebih dari sekadar #PerempuanPenggerakEkonomi, Anastasia telah membuktikan bahwa keberanian untuk peduli bisa menjadi kekuatan besar dalam menciptakan perubahan nyata.

Artikel Lainnya