Nasional

PKU Akbar 2026 Cirebon: PNM Padukan Budaya Lokal dan Literasi Keuangan untuk UMKM Naik Kelas

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 28/04/2026 09:27 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Upaya mendorong pelaku usaha ultra mikro agar naik kelas terus digencarkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Kali ini, PNM Cabang Cirebon menggelar PKU Akbar 2026 di Gedung Gratia, Kota Cirebon, Sabtu (25/4/2026), dengan tema “Olah Rasa, Karya Budaya, dan Literasi Keuangan untuk UMKM Berdaya”.

Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta yang mayoritas merupakan perempuan pelaku usaha ultra mikro. Mereka berasal dari nasabah PNM ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro) dan program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), yang selama ini menjadi tulang punggung penguatan ekonomi keluarga di berbagai daerah.

Acara turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Cirebon. Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati hadir bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon Agus Muntholib untuk memberikan dukungan terhadap penguatan UMKM perempuan melalui literasi usaha dan keuangan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama dan penampilan tari topeng dari Sanggar Sekar Pandan yang menampilkan kekayaan budaya khas Cirebon. Suasana semakin semarak dengan berbagai pelatihan dan praktik usaha yang melibatkan langsung peserta.

Dalam PKU Akbar 2026, peserta mendapatkan pelatihan membatik, pembuatan kerajinan topeng, hingga praktik memasak kuliner khas Cirebon. Selain itu, edukasi literasi keuangan juga diberikan oleh sejumlah lembaga dan BUMN.

Pegadaian memperkenalkan program tabungan emas untuk UMKM, Bank Raya memberikan edukasi tabungan digital dan penggunaan QRIS, sementara BRINS dan BRI Life mengenalkan pentingnya perlindungan asuransi bagi pelaku usaha mikro.

Di sisi lain, OJK Cirebon memberikan pemahaman mengenai bahaya pinjaman online ilegal, pentingnya keamanan transaksi digital, hingga edukasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dapat diakses masyarakat secara gratis.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, mengapresiasi langkah PNM yang dinilai tidak hanya membantu permodalan, tetapi juga mengangkat budaya lokal dan meningkatkan kapasitas perempuan pelaku usaha.

“Alhamdulillah luar biasa. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PNM yang telah menyelenggarakan PKU 2026. Kreativitas dan budaya lokal Kota Cirebon diangkat kembali melalui kegiatan ini. Dengan kolaborasi dan sinergi seperti ini, budaya lokal bisa semakin dikenal luas,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen mendukung pemberdayaan perempuan, khususnya di sektor ekonomi melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

Sementara itu, Pemimpin PNM Cabang Cirebon, Erwin Syafriadi, menjelaskan bahwa PKU Akbar merupakan puncak dari rangkaian program pembinaan yang rutin dijalankan kepada nasabah.

Menurutnya, PNM Cabang Cirebon saat ini membawahi wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Kuningan. Khusus Kota Cirebon, jumlah nasabah mencapai sekitar 16.900 orang.

“Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari program pembinaan yang sudah berjalan. PKU Akbar menjadi acara puncak bagi nasabah kami, khususnya di Kota Cirebon,” ujarnya.

Erwin menambahkan, PNM tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan mulai dari pelatihan usaha, pengemasan produk, sertifikasi halal, hingga pemasaran.

“Bahkan ada produk nasabah kami yang pemasarannya sudah sampai Jepang. Kami dampingi mulai dari proses awal, kemasan, sertifikasi halal, hingga pengembangan pasar,” katanya.

Ia juga menegaskan, PNM membuka akses pembiayaan bagi perempuan yang baru memulai usaha dan belum memenuhi syarat perbankan formal.

“Kalau di bank biasanya ada syarat minimal sudah satu tahun usaha. Di kami, yang belum punya usaha tapi punya kemauan berusaha juga kami bina. Tujuannya agar mereka bisa naik kelas,” pungkasnya.*

Artikel Lainnya