Jakarta, INDONEWS.ID – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat mengenang para pendiri bangsa kembali dihidupkan. Bukan hanya melalui upacara kenegaraan, tetapi juga lewat ruang-ruang sejarah yang mengajak masyarakat lebih dekat dengan warisan pemikiran Proklamator Mohammad Hatta.
Suasana itu terasa usai jajaran pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI berziarah ke makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat (7/8). Ketua MPR Ahmad Muzani hadir bersama para Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, Lestari Moerdijat, dan Rusdi Kirana. Keluarga Bung Hatta, di antaranya Meutia Farida Hatta, Gemala Rabi`ah Hatta, dan Halida Nuriah Hatta, turut mendampingi prosesi penghormatan tersebut.
Di sela-sela kegiatan, Wakil Ketua MPR RI Rusdi Kirana kembali bertemu dengan Dewan Redaksi Indonews.id, Asri Hadi. Pertemuan itu menjadi awal obrolan mengenai rangkaian kegiatan yang disiapkan keluarga Bung Hatta untuk menyambut Hari Kemerdekaan.
Halida Nuriah Hatta mengungkapkan bahwa makam Proklamator Bung Hatta di Tanah Kusir akan dibuka untuk masyarakat umum mulai 12 hingga 17 Agustus 2026. Berbagai kegiatan akan digelar setiap hari mulai pukul 14.00 WIB sebagai bagian dari upaya mengenalkan kembali nilai-nilai perjuangan Bung Hatta kepada generasi muda.
"Kami ingin masyarakat bisa datang, mengenang, sekaligus belajar dari keteladanan Bung Hatta," ujar Halida dalam perbincangan tersebut.
Tak hanya membuka akses ke makam, keluarga Bung Hatta juga menyiapkan agenda napak tilas pada 16 Agustus 2026. Gemala Rabi`ah Hatta mengajak Asri Hadi beserta sejumlah sahabat dan tokoh masyarakat untuk berkumpul di rumah peninggalan Bung Hatta di Jalan Diponegoro Nomor 57, Jakarta, sebelum berjalan kaki bersama menuju Tugu Proklamasi.
Rute itu bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan simbol menghidupkan kembali jejak perjuangan sang Proklamator menuju tempat bersejarah lahirnya Republik Indonesia.
Sementara itu, dalam sambutannya sebelum ziarah, Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada salah satu pendiri bangsa sekaligus bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang akan dilanjutkan dengan Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD pada 14 Agustus mendatang.
"Sebagai wujud penghormatan, hari ini pimpinan MPR berziarah sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI," kata Muzani.
Menurut Muzani, Bung Hatta bukan hanya dikenal sebagai Proklamator, tetapi juga negarawan yang meletakkan fondasi penting bagi perjalanan bangsa. Ia mengingatkan peran Bung Hatta dalam Konferensi Meja Bundar yang mengantarkan pengakuan kedaulatan Indonesia, serta gagasannya mengenai sistem ekonomi nasional yang hingga kini masih menjadi pijakan konstitusi.
"Beliaulah yang merancang perekonomian berdasar atas asas kekeluargaan yang kemudian berwujud koperasi sehingga beliau disebut Bapak Koperasi Indonesia. Pemikiran-pemikiran beliau hingga kini tetap relevan bagi perkembangan bangsa," ujarnya.
Melalui rangkaian ziarah, pembukaan makam untuk publik, hingga napak tilas dari rumah Bung Hatta menuju Tugu Proklamasi, keluarga bersama MPR berharap peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan menjadi ruang refleksi agar semangat kesederhanaan, integritas, dan kecintaan Bung Hatta terhadap Indonesia terus hidup di tengah generasi penerus bangsa.