Nasional

Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir, Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Oleh : Rikard Djegadut - Senin, 25/05/2026 08:16 WIB


 

Jakarta, INDONEWS.ID - Ratusan rumah warga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terendam banjir akibat luapan Kali Cijayanti setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama, Minggu (24/5).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdan, mengatakan total warga terdampak mencapai 138 kepala keluarga (KK) atau sekitar 456 jiwa.

“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang cukup lama, sehingga aliran Kali Cijayanti meluap yang berdampak ke permukiman warga,” ujar Adam, dikutip dari Antara.

Banjir mulai terjadi sekitar pukul 17.15 WIB di Kampung Babakan Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang. Genangan air melanda sejumlah wilayah di RW 01, RW 02, RW 06, dan RW 09 dengan ketinggian air bervariasi antara 70 sentimeter hingga mencapai 150 sentimeter di beberapa titik.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan satu unit rumah milik warga bernama Enjuh di RT 03 RW 01 rusak berat hingga ambruk. Satu keluarga dengan dua jiwa yang menghuni rumah tersebut terpaksa mengungsi ke rumah kerabat di sekitar lokasi.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, warga terdampak masih membutuhkan bantuan logistik tanggap darurat.

Hingga Minggu malam, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Warga bersama petugas gabungan masih melakukan pembersihan lumpur dan sisa genangan air yang masuk ke rumah-rumah warga.

Di hari yang sama, bencana lain juga terjadi di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Sebanyak 90 rumah warga mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut sekitar pukul 14.30 WIB.

“Curah hujan tinggi disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan genting,” kata Adam.

Menurut BPBD, rumah terdampak berada di Kampung Parakanomas RT 01, 02, dan 03 RW 01. Dari total 90 rumah yang rusak, tujuh rumah mengalami kerusakan sedang dan 83 rumah lainnya rusak ringan.

Kerusakan sedang meliputi tembok rumah ambruk hingga atap rumah terbawa angin. Sementara kerusakan ringan didominasi atap dan genting rumah yang beterbangan akibat terpaan angin kencang.

Akibat kejadian tersebut, dua keluarga dengan total 10 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi rumah mereka mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap.

Meski menimbulkan kerusakan cukup luas, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Sejumlah warga kini mulai memperbaiki rumah mereka secara mandiri sambil menunggu bantuan penanganan lebih lanjut.

Artikel Lainnya