Jakarta, INDONEWS.ID – Kepanikan melanda Festival Old West End di Toledo, Ohio, Amerika Serikat, setelah rentetan tembakan terdengar di tengah ribuan pengunjung yang memadati acara pada Sabtu petang waktu setempat. Sedikitnya delapan orang dilaporkan tertembak dalam insiden tersebut.
Penembakan terjadi sekitar pukul 17.37 waktu setempat di area persimpangan Delaware Avenue dan Robinwood Avenue, salah satu titik utama festival yang dipenuhi stan makanan, hiburan, dan pertunjukan musik.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana berubah drastis dalam hitungan detik. Pengunjung tampak berlarian ke segala arah sambil berteriak panik ketika suara tembakan memecah keramaian.
Saat petugas kepolisian tiba di lokasi, sejumlah korban ditemukan mengalami luka tembak di sekitar area festival.
Wali Kota Toledo, Wade Kapszukiewicz, mengatakan sedikitnya delapan orang menjadi korban penembakan. Meski demikian, seluruh korban diperkirakan selamat setelah mendapatkan perawatan medis.
“Festival musim panas seharusnya menjadi tempat yang aman bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama tanpa takut akan kekerasan,” kata Gubernur Ohio, Mike DeWine, menanggapi insiden tersebut.
DeWine menyatakan dirinya bersama sang istri mendoakan para korban dan berharap aparat segera menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas aksi kekerasan tersebut.
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Toledo, Joseph Heffernan, mengungkapkan penyelidikan awal mengarah pada dugaan adanya baku tembak antara sedikitnya dua orang di tengah keramaian festival.
“Kemungkinan ada dua orang yang saling menembak,” ujar Heffernan.
Jika dugaan tersebut benar, sebagian korban diduga terkena peluru nyasar ketika baku tembak berlangsung di tengah ribuan pengunjung.
Hingga kini polisi masih memburu satu atau beberapa tersangka yang diduga terlibat. Identitas pelaku maupun motif penembakan belum diumumkan ke publik.
Aparat mengandalkan rekaman kamera pengawas, video ponsel milik pengunjung, serta kesaksian warga untuk mengidentifikasi para pelaku yang berhasil melarikan diri setelah insiden terjadi.
Salah satu saksi mata, Kevin Berry, veteran Angkatan Laut Amerika Serikat, mengatakan dirinya sedang menikmati pertunjukan musik di area arboretum ketika mendengar beberapa letusan senjata secara tiba-tiba.
“Everybody hit the deck,” ujar Berry menggambarkan reaksi spontan pengunjung yang langsung menjatuhkan diri ke tanah saat tembakan terdengar.
Menurut Berry, setelah situasi sedikit mereda ia melihat sebuah senjata dilempar ke tanah tak jauh dari lokasi. Dengan kemampuan medis yang dimilikinya, ia kemudian membantu mencari korban di sekitar area festival.
Festival Old West End dikenal sebagai salah satu perayaan musim panas terbesar di Toledo yang menghadirkan musik langsung, pasar kuliner, taman bir, tur rumah bersejarah, dan berbagai aktivitas keluarga.
Namun, dalam hitungan detik, suasana hiburan berubah menjadi kepanikan massal ketika suara musik tergantikan oleh bunyi tembakan dan pengunjung berlarian menyelamatkan diri.
Hingga Sabtu malam, polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku serta motif di balik aksi penembakan yang mengguncang festival keluarga tersebut.*