Bisnis

BNPB dan PNM Dorong Pemulihan Ekonomi Bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Kabupaten Agam

Oleh : very - Selasa, 23/06/2026 12:25 WIB


Suasana sosialisasi program permodalan pembiayaan dan pendampingan pemberdayaan usaha bagi masyarakat terdampak bencana yang dilakukan pada Sabtu (20/6) di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. (Foto: Humas BNPB)

Agam, INDONEWS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk mendukung fase pascabencana dengan melakukan langkah-langkah memulihkan perekonomian warga terdampak.

Hal tersebut sebagai dampak dari terputusnya mata pencaharian warga Kabupaten Agam pasca dilanda bencana hidrometeorologi basah pada November 2025 silam.

Sebagai BUMN yang bergerak di sektor pembiayaan, kolaborasi PNM dan BNPB akan membantu masyarakat terdampak untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana agar roda usaha kembali berputar, lebih kuat dari sebelumnya.

Pemulihan ekonomi adalah kunci agar masyarakat tidak hanya bertahan dari terpaan bencana, tetapi berhasil kembali berdaya dan mandiri.

Hal ini diungkap dalam sosialisasi yang dilakukan pada Sabtu (20/6) di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Pertemuan dihadiri oleh Ketua Unsur Pengarah I BNPB Brigjen Pol (Purn) Ir. Ary Laksmana Widjaja, S.H., M.Si.,, Komisaris Utama PT PNM beserta jajaran, Forkopimda Kabupaten Agam dan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah lokal yang terdampak bencana.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., dalam siaran pers mengatakan, kerja sama ini adalah wujud nyata bahwa pemerintah terus mendampingi masyarakat terdampak.

“Kali ini (BNPB melakukan kerja sama) dengan akses permodalan pembiayaan dan pendampingan pemberdayaan usaha yang tepat, yang akhirnya masyarakat Kabupaten Agam mampu mengubah luka bencana menjadi peluang untuk tumbuh,” ujarnya.

Dia mengatakan, program pemberdayaan usaha di Kabupaten Agam ini, akan dijadikan inspirasi dan bahan evaluasi untuk replikasi program serupa di seluruh wilayah terdampak bencana di Indonesia. *

Artikel Lainnya