Jakarta, INDONEWS.ID – Aparat kepolisian membubarkan massa aksi bertajuk #IndonesiaSekarat yang menggelar demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (26/6/2026) malam. Dalam proses pembubaran, belasan peserta aksi diamankan oleh petugas.
Pembubaran dilakukan setelah massa tetap bertahan di lokasi meski waktu penyampaian pendapat di muka umum dinyatakan telah berakhir. Sebelum bergerak, aparat memberikan peringatan sebanyak tiga kali melalui pengeras suara.
"Massa aksi silakan membubarkan diri, waktu menyampaikan pendapat di muka umum telah habis," ujar komandan polisi melalui pengeras suara di lokasi.
Setelah tiga kali memberikan imbauan, kepolisian mengerahkan personel Pasukan Pengendali Massa (Dalmas) dan Pasukan Anti Huru-hara untuk membubarkan demonstran.
Selain personel, aparat juga menurunkan mobil Water Cannon Brimob serta kendaraan taktis milik Satuan Samapta Polrestabes Surabaya guna mengurai massa yang masih bertahan di kawasan Jalan Gubernur Suryo.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan kembali mengimbau masyarakat agar segera meninggalkan lokasi demi menjaga situasi tetap kondusif.
"Warga masyarakat silakan meninggalkan tempat, sekali lagi masyarakat silakan meninggalkan tempat," kata Luthfie.
Aparat kemudian berhasil memukul mundur massa dari depan Gedung Grahadi hingga ke kawasan Jalan Pemuda. Dalam proses tersebut, belasan demonstran terlihat diamankan polisi, termasuk seorang peserta aksi perempuan.
Saat dimintai keterangan terkait penangkapan tersebut, salah seorang anggota kepolisian hanya menyatakan bahwa informasi lebih lanjut akan disampaikan di Markas Polrestabes Surabaya.
"Nanti saja di Polrestabes," ujarnya singkat.
Sementara itu, Kepala Biro Kampanye Hak Asasi Manusia KontraS Surabaya, Zaldi Maulana, yang mendampingi massa aksi, mengaku belum dapat memastikan jumlah pasti demonstran yang ditangkap.
"Kami masih di lapangan dan terus berkoordinasi," kata Zaldi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai jumlah pasti peserta aksi yang diamankan maupun status hukum mereka. Situasi di sekitar Gedung Negara Grahadi dilaporkan mulai kondusif setelah massa dibubarkan aparat.