Gaya Hidup

Tasyakuran 5 Tahun SEMUT, Hertty Sunjaya Ajak Seniman Dangdut Perkuat Persatuan

Oleh : rio apricianditho - Sabtu, 04/07/2026 20:40 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai perayaan tasyakuran hari jadi ke-5 SEMUT (Seniman Musik Dangdut). Acara yang digagas sebagai ajang silaturahmi para pelaku musik dangdut ini menjadi bukti kuatnya kebersamaan lintas daerah, meski sempat diwarnai kendala teknis akibat padamnya listrik.

Koordinator acara, Hertty Sunjaya, mengaku bersyukur karena banyak penyanyi, musisi, hingga pendukung SEMUT tetap hadir dan memberikan semangat. Menurutnya, kekompakan menjadi modal utama agar organisasi ini terus berkembang dan menjadi wadah bagi para seniman dangdut Indonesia.

"Alhamdulillah, meski cuaca panas dan sempat ada kendala mati lampu, semuanya tetap bertahan. Itu yang membuat saya terharu. Terima kasih kepada seluruh artis, sahabat, dan para pendukung yang sudah hadir maupun yang memberikan dukungan dari jauh," ujar Hertty.

Sejumlah nama turut memeriahkan acara, di antaranya Endang Kurnia, Rona Keller yang datang dari Bandung, Wawa Marisa, Fenty Nur, Masita Mukaromah, Dinky Ardillano, Leo, serta sederet penyanyi dangdut lainnya. Hetty juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor dan pendukung yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Endang Kurnia menilai keberadaan SEMUT memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarseniman dangdut.

"SEMUT ini bagus sekali untuk memperkuat kesatuan dan persatuan para seniman. Mudah-mudahan semakin jaya dan seluruh pelaku musik dangdut tetap kompak. Apa pun genrenya, yang penting kita tetap mencintai musik dangdut," katanya.

Sementara itu, perwakilan tamu dari Bandung juga mengungkapkan rasa bangga bisa bergabung dalam perayaan tersebut. Ia berharap silaturahmi antarartis tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga dapat digelar di berbagai daerah, termasuk Bandung.

Menutup acara, Hertty kembali mengajak seluruh anggota SEMUT untuk terus menjaga kebersamaan dan tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang.

"Kekurangan itu milik manusia, yang sempurna hanya milik Allah. Kendala bukan alasan untuk mengurangi semangat kita. Semoga SEMUT semakin maju, menjadi panutan, dan terus membangkitkan semangat musik dangdut Indonesia," tuturnya.

Hertty juga menegaskan pentingnya peran media dalam perjalanan para seniman dangdut. Menurutnya, hubungan baik antara insan musik dan wartawan harus terus dijaga karena keduanya saling mendukung dalam memajukan industri musik Tanah Air.

Perayaan lima tahun SEMUT pun ditutup dengan suasana penuh keakraban, doa bersama, dan harapan agar organisasi tersebut semakin solid dalam menjadi rumah bagi para seniman musik dangdut Indonesia.

Artikel Lainnya