Olah Raga

Air Mata Messi dan Lautaro Bikin Lionel Scaloni Hanya Bisa Bicara 12 Detik di Depan Wartawan

Oleh : donatus nador - Kamis, 09/07/2026 11:31 WIB


 Jakarta, INDONEWS.ID, Kesuksesan yang diraih lewat perjuangan berat dan susah payah kerap menguras emosi serta air mata.

Itulah yang dialami Messi dan Lautaro serta pelatih mereka Lionel Scaloni saat laga melawan Mesir selesai.

Mata Lionel Messi berkaca-kaca bercucuran air mata dan membasahi pipi begitu wasit meniupkan peluit akhir.

Saat wasit mengakhiri laga yang penuh ketengan itu, Argentina menang 3-2 lewat comeback apik di sisa waktu 11 menit waktu normal.

Melihat Messi begitu emosional dan pipinya diguyur air mata, Lautaro Martinez pun ikut bercucuran, air mata.

Lautaro Martínez pun diliputi emosi meluap-luap. Menurut sang penyerang, hal itu antara lain disebabkan oleh air mata yang mengalir di pipi Lionel Messi segera setelah peluit akhir dibunyikan.

“Saat saya melihat Leo menangis di lapangan, saya memberitahunya bahwa saya juga menangis. Karena dia pantas mendapatkannya,” kata Martinez.

Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, pasca pertandingan pun diliputi emosional. Bahkan ia menghentikan wawancara setelah hanya dua belas detik dan langsung pergi.

“Maaf, saya sangat emosional. Betapa hebatnya kelompok pemain ini. Sekarang saya benar-benar harus pergi,” ujarnya.

Kemudian, dalam konferensi pers, sang pelatih akhirnya meninjau kembali pertandingan yang spektakuler itu.

“Kami sudah mengalami banyak hal besar bersama tim ini. Pertandingan ini termasuk dalam daftar itu. Tim ini tidak pernah berhenti berjuang,” tutur dia.

Diketahui, Argentina mencatatkan comeback sensasional pada Selasa dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia melawan Mesir.

Di menit-menit akhir,  sang juara bertahan,itu berhasil membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-2 menjadi kemenangan 3-2.

Hal itu memicu berbagai reaksi emosional setelah pertandingan usai.

Tidak hanya Martínez, tetapi Julián Álvarez juga berbicara tentang Messi setelah pertandingan.

“Leo terus membuktikan mengapa dia adalah legenda yang begitu besar. Kami semua sangat senang bisa bermain bersamanya di tim ini."

"Biasanya saya tidak mudah terharu, tetapi pertandingan ini membawa begitu banyak kegembiraan dan emosi," ujarnya.

Messi sendiri juga memberikan tanggapannya setelah pertandingan.

“Lagi-lagi ini sangat berat, tapi itulah bagian dari Piala Dunia. Apa yang telah dilakukan kelompok ini sungguh luar biasa".

"Tim ini tidak pernah menyerah dan selalu berjuang hingga detik terakhir. Merupakan kelegaan besar bahwa kami berhasil lolos,” kata sang kapten.

Mesir unggul lebih dulu dalam laga ini berkat gol dari Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko. Saat pertandingan tersisa kurang dari seperempat jam, mimpi Mesir ke 8 besar Sirna.

Cristian Romero, Messi, dan Enzo Fernández memastikan kemenangan Argentina dengan gol-gol mereka: 3-2.

Di perempat final, Argentina akan menghadapi Swiss, yang berhasil mengalahkan Kolombia melalui adu penalti.

Pertandingan tersebut akan dimulai pada pukul 03.00 dini hari dari Sabtu ke Minggu.

Artikel Lainnya