Jakarta, INDONEWS.ID-Argentina akhirnya harus berhadapan dengan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. Duel kedua tim akan tersaji di Stadion Atlanta, Amerika Serikat (AS), pada Kamis (16/7)pukul 02.00 WIB.
Laga kali semifinal ini sangat menarik karena untuk pertama kali Lionel Messi menghadapi tim nasional Inggris setelah perjalanan karir gemilangnya yang berlangsung lebih dari dua dekade.
Messi yang memperkuat Argentina, telah menjumpai beberapa tim Eropa lain seperti Jerman, Belandan dan Prancis. Dua tim terakhir itu dimenangkan Argentina pada Piala 2022.
Messi mengungkpakan kalau semifinal kali ini sangat berat. "Sejujurnya, ini terasa sangat spesial," ujar Messi, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin (13/7).
Duel Argentina versus Inggris akan membangkitkan kenangan indah bagi para pendukung Albiceleste.
Pasalnya, mereka akan teringat aksi legendaris Diego Maradona saat menyingkirkan Inggris dalam perjalanan menuju gelar juara Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Terakhir kali pertemuan Argentina dengan Inggris di Piala Dunia adalah pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Kala itu Inggris menang 1-0 dan memulangkan Albiceleste lebih awal.
Messi, ketika itu masih berusia 15 tahun. Ia berada di akademi FC Barcelona dan berusaha menembus tim utama Blaugrana sambil bermimpi membela tim nasional Argentina.
Sejak ia berpartisipasi dalam Piala Dunia, La Pulga belum pernah berduel dengan timnas berjuluk Tiga Singa itu. Maka laga kali ini akan terasa sangat spesial namun berat.
"Ini pertandingan yang spesial karena ini pertama kalinya bagi saya. Saya sudah bermain melawan hampir semua tim, kecuali Inggris," kata pemain yang kini berusia 39 tahun itu.
Hal spesial lainnya menurut Messi, adalah karena Inggris adalah tim kuat. Mereka melaju ke semifinal setelah mengalahkan Norwegia 2-1, dan ini adalah semifinal kedua mereka dalam tiga edisi terakhir.
"Dan seperti yang saya katakan, ini spesial karena mereka adalah tim besar, salah satu kekuatan sepak bola dunia. Selalu menyenangkan bermain melawan tim seperti itu, dalam pertandingan sebesar ini, apalagi di semifinal Piala Dunia," kata Messi.
Messi yang saat ini top skor Piala Dunia 2026 dengan gol sekaligus sepanjang masa turnamen empat tahunan itu dengan 21 cukup percaya diri kembali melangkah ke final, guna mempertahankan status juara dunia, yang mereka raih empat tahun lalu di Qatar.
"Kami akan berusaha beristirahat karena kami sudah berada di bawah tekanan yang sangat besar dan itu mulai terasa."
"Seluruh skuad merasakannya. Namun kami berada dalam kondisi sebaik mungkin untuk terus melakukan apa yang selama ini kami lakukan, yaitu bersaing," tutup Messi.
Hal yang sama diungkapkanJulian Alvarez yang menyebut laga semifinal Piala Dunia selalu sulit. "Semifinal Piala Dunia akan selalu menjadi pertandingan yang sulit," kata Alvarez.
Pemain Atletico Madrid itu mencetak satu gol saat mengantarkan negaranya ke semifinal dengan mengalahkan Swiss 3-1 pada babak perempat final di Stadion Kansas City, Minggu.
Satu golnya itu adalah gol pertamanya di Piala Dunia 2026, sekaligus gol kelimanya di ajang akbar ini dalam dua kali partisipasinya sejak 2022 di Qatar.
"Kami sudah melihat cara mereka bermain dan mereka adalah tim yang hebat dengan pemain-pemain berkualitas tinggi."
"Namun, saat ini kami fokus pada diri kami sendiri, dan untuk sementara yang terpenting adalah memulihkan kondisi," kata Alvarez soal kualitas Inggris, yang melaju ke semifinal setelah menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1.
Argentina dan Inggris sudah lima kali bertemu di pentas Piala Dunia. Dalam pertemuan itu The Three Lions mendominasi kelima pertemuan ini dengan tiga kemenangan.
Senada dengan Alvarez, bek kiri Argentina Nicolas Tagliafico juga mengatakan Inggris adalah lawan yang kuat.
Oleh karena itu, timnya harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengalahkan mereka demi mencapai final beruntun dan mempertahankan gelar juara dunia.
"Argentina dan Inggris tidak terlalu sering bertemu. Kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk semifinal ini dan berjuang demi mencapai final," ucap Tagliafico.
