Jakarta, INDONEWS.ID- Ethan Jake Frans, petenis muda Indonesia, tampil di nomor tunggal putra U14 di Wimbledon Boys 2026.
Ethan menjadi petenis Indonesia pertama yang tampil di event akbar pada kategori ini. Tampil Wimbledon Boys 2026 membuat Ethan menimba bekal berharga.
Demikian disampaikan ibu Ethan, mantan petenis nasional Wynne Prakusya sebagamana diberitakan Antaranews, Senin (13/7).
Wynne mengatakan kesempatan tampil di salah satu turnamen tenis paling bergengsi di dunia merupakan pencapaian penting bagi petenis berusia 14 tahun tersebut.
"Bermain di puncak tertinggi suatu turnamen adalah pengalaman yang sangat berharga. Bisa merasakan atmosfer Wimbledon itu pencapaian yang tidak gampang," kata Wynne.
Ethan mendapat kesempatan tampil di Wimbledon karena prestasinya sebagai petenis nomor satu Asia U14 sehingga masuk daftar 10 besar dunia U14 versi Universal Tennis Rating (UTR).
Pada dua pertandingan awal penyisihan Grup A, Ethan kalah saat melawan petenis nomor satu dunia U14 asal Selandia Baru, Novak Palombo.
Ethan kalah dengan skor 5-7, 1-6 dan kemudian kalah 2-6, 2-6 dari petenis tuan rumah nomor satu Eropa, Liam Sharkey.
Wynne menyampaikan, putranya kesulitan mengembangkan permainan karena ketegangan saat menghadapi dua unggulan tersebut.
"Di dua pertandingan pertama memang tidak maksimal. Dia tegang sekali karena tahu lawannya adalah Novak Palombo dan Liam Sharkey," ujarnya.
Namun, Ethan mampu bangkit pada pertandingan berikutnya dengan mengalahkan Dante Monte dari Brasil 6-2, 6-1 untuk menutup fase grup.
Ia kemudian melanjutkan tren positif di babak konsolasi dengan mengalahkan Yanru Li dari China 7-5, 4-6, 10-7, dan David Bender dari Amerika Serikat 6-2, 7-6(7-5).
Dengan hasil ini, Ethan mengakhiri turnamen di peringkat kesembilan.
Lanjut Wynne, ada hal positif dari event ini yaitu kepercayaan diri Ethan terus meningkat seiring berjalannya turnamen.
"Di pertandingan ketiga, keempat, dan kelima dia sudah bisa lebih bermain tenis, lebih percaya diri, dan yakin dengan kemampuannya sendiri," ujarnya.
Meski demikian, menurut Wynne, Ethan masih perlu meningkatkan sejumlah aspek untuk bersaing di level internasional, terutama mental bertanding, kekuatan fisik, power, dan teknik permainan.
Selain menjadi petenis Indonesia pertama yang tampil di Wimbledon U14 melalui jalur undangan, Ethan juga sebelumnya membuat sejarah sebagai petenis Indonesia pertama yang menjuarai IMG International Junior Championship U12 dan Junior Orange Bowl U12.
