JAKARTA, INDONEWS.ID- Duel perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 diwarna aksi saling mbobol gawang dengan total gol yang digelontorkan sebanyak 10 gol.
Berlangsung di Miami Stadium yang berakhir Minggu (19/7) subuh WIB, laga ini dimenangkan oleh Inggris dengan skor akhir 4-6.
Skor 4-6 menjadi rekor tersendiri, sebagai laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia dengan skor paling besar dalam sejarah.
Sebelumnya, rekor tersebut dipegang laga Prancis vs Jerman Barat pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 1958 di Swedia; 6-3 untuk Prancis.
Enam gol Inggris dicetak oleh Rice (menit 3), Konsa (18), Bellingham (90+8( dan Bukayo Saka 3 gol atau hat-trick ( 37, 45+1, 87).
Sementara gol Prancis dicetak oleh Mbappé dua gol (48, 66), Barcola ( 54) dan Dembélé (90+6).
Saka si pemain Arsenal itu membukukan hattrick pada laga tersebut.
Inggris unggul 4-0 di babak pertama, tetapi entah apa yang dikatakan Pelatih Prancis Didier Deschamps saat jeda, hingga Prancis mendadak gila di babak kedua.
Namun, Inggris juga tak mau diam melihat Prancis bangkit. Ini menjadi pencapaian terbaik Inggris di Piala Dunia, setelah pernah jadi juara pada 1966.
Buat Prancis, inilah kedua kalinya kalah di perebutan tempat ketiga setelah Piala Dunia 1982, tetapi pencapaian terbaiknya sudah dua kali jadi jawara.
"Sungguh pertandingan yang hebat. Kedua tim, khususnya kami, sama-sama masih berusaha mencapai peringkat yang baik di Piala Dunia," tutur winger Inggris Bukayo Saka, on court setelah pertandingan.
