Olah Raga

Dipilih Jadi Wasit Duel Final Argentina vs Spanyol, Slavko Vincic Mengaku Gemetar

Oleh : donatus nador - Sabtu, 18/07/2026 11:06 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Duel panas final Piala Dunia 2026, Timnas Argentina kontra Spanyol bakal tersaji di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (19/7) atau Senin (20/7) dini hari.

Suasana sebelum laga pun sudah terasa panas. Pasalnya, ini duel dua pelatih, guru melawan murid. Pelatih Luis De La Fuente adalah mantan mentor pelatih Argentina Lionel Scaloni.

Sisi lain, ini juga duel dua generasi, Lamine Yamal melawan sang idolanya Lionel Messi. Fakta bahwa Yamal saat enam bulan pernah dimandikan Messi yang kla itu sudah menjadi bintang muda Barcelona.

Maka duel ini menghadirkan pertarungan penuh emosi antara kedua sosok di atas lapangan hijau. Di tengah situasi panas ini, FIFA menunjuk Slavko Vincic sebagai wasit final Piala Dunia 2026.

Memimpin laga besar Spanyol kontra Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, bukan perkara mudah. Tidak heran jika Slavko Vincic sontak terkejut dan gemetar.

"Pertama-tama sangat mengejutkan. Lalu muncul rasa bahagia. Saya sampai gemetar; sungguh sebuah kehormatan luar biasa bisa memimpin laga final Piala Dunia (FIFA)," kata Vincic dalam laman FIFA.

Pria Slovenia itu merasa tugas ini sangat berat namun sangat bermakna bagi seorang wasit. Ia sendiri sudah menekuni profesi sebagai wasit internasional sejak 2010.

Vincic menjadi wasit Slovenia pertama yang bertugas pada final Piala Dunia dan menjadi wasit ke-23 yang memimpin partai puncak Piala Dunia.

Vincic sudah memimpin banyak pertandingan besar di level Eropa dan Internasional, termasuk final Liga Europa 2022 dan final Liga Champions 2024.

Wasit berusia 46 tahun tersebut pernah memimpin semifinal Euro 2024 antara Prancis vs Spanyol dan beberapa pertandingan Piala Dunia 2022.

Selama Piala Dunia 2026, Vincic memimpin laga Brasil vs Maroko dan Yordania vs Aljazair di fase grup, lalu Meksiko vs Ekuador dalam 32 besar.

Vincic akan memimpin partai final Piala Dunia 2026 dibantu oleh asisten wasit yang juga dari Slovenia, yakni Tomaz Klancnik dan Andraz Kovacic.

"Tugas wasit itu sepenuhnya soal kerja sama tim. Tanpa mereka, tanpa Tomaz dan Andraz, hal ini tidak mungkin bisa terwujud," kata Vincic.

"Kami adalah teman yang sangat akrab dan tim yang solid; terima kasih kepada mereka," pungkasnya.

Wasit asal Yordania Adham Makhadmeh menjadi wasit keempat, sedangkan Mohammad Al Kalaf menjadi asisten wasit cadangan.

Tim VAR akan dipimpin Bastian Dankert dari Jerman, lalu asisten wasit VAR Nicolas Gallo sedangkan Khamis Al Marri dari Qatar sebagai pendukung VAR.

Artikel Lainnya