Olah Raga

Rekor Tajir Aryna Sabalenka, Genapi 100 Pekan Huni Peringkat Satu Dunia WTA

Oleh : donatus nador - Selasa, 21/07/2026 16:31 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID--Aryna Sabalenka mencatatkan pencapaian tajir yaitu genap 100 pekan sebagai petenis penghuni peringkat satu dunia WTA.

Torehan ini menjadikan dia sebagai petenis ke-10 yang mencatat pencapaian tersebut sejak peringkat WTA diperkenalkan pada 1975.

Dikutip dari WTA, Selasa (21/7), juara Grand Slam empat kali itu kini bergabung dengan daftar legenda tenis putri yang pernah bertahan lebih lama di posisi puncak.

Mereka adalah Steffi Graf, Martina Navratilova, Serena Williams, Chris Evert, Martina Hingis, Monica Seles, Iga Swiatek, Ashleigh Barty, dan Justine Henin.

Diketahui, Sabalenka  yang menutup musim 2024 dan 2025 sebagai petenis nomor satu dunia, juga membangun salah satu periode terpanjang di puncak peringkat WTA.

Saat ini ia telah mencatatkan 92 pekan berturut-turut sebagai petenis nomor satu dunia, melampaui catatan Monica Seles untuk masa kekuasaan tanpa putus terpanjang keenam sejak sistem peringkat WTA diberlakukan.

Hanya Graf, Williams, Navratilova, Barty, dan Evert yang memiliki rekor lebih panjang.

Konsistensi tersebut juga membawa dia menorehkan prestasi sebagai salah satu dari tujuh petenis abad ke-21 yang mampu mengakhiri dua musim berturut-turut sebagai petenis nomor satu dunia.

Sepanjang musim 2025, Sabalenka juga tidak pernah tergeser dari posisi teratas, mengikuti jejak Serena Williams (2014-2015) dan Ashleigh Barty (2020-2021).

Selain mempertahankan peringkat, Sabalenka juga tampil impresif saat menyandang status petenis terbaik dunia.

Ia telah mengoleksi 106 kemenangan level tur sebagai petenis nomor satu dunia, menjadikannya perempuan kesembilan yang mampu menembus 100 kemenangan dengan status tersebut.

Dari 100 pertandingan pertamanya sebagai petenis nomor satu, Sabalenka memenangi 82 laga, mencapai 11 final, dan merebut lima gelar.

Pada level WTA 1000, Sabalenka juga menunjukkan dominasi tinggi terhadap lawan-lawannya.

Sejak format tersebut diperkenalkan pada 2009, ia telah mencapai lima final WTA 1000 saat berstatus petenis nomor satu dunia.

Ia menyamai catatan Victoria Azarenka sebagai yang terbanyak ketiga setelah Serena Williams dan Iga Swiatek.

Sabalenka membukukan empat kemenangan dan satu kekalahan dalam lima final tersebut.

Ia juga mencatatkan 46 kemenangan pertandingan WTA 1000 sebagai petenis nomor satu dunia, terbanyak ketiga dalam sejarah format itu.

Kesuksesan Sabalenka berlanjut di ajang Grand Slam.

Pada abad ke-21, hanya Serena Williams yang lebih sering mencapai final tunggal Grand Slam sebagai petenis nomor satu dunia.

Sabalenka telah empat kali melakukannya, menyamai catatan Iga Swiatek.

Empat final tersebut merupakan separuh dari total delapan final Grand Slam tunggal yang telah ia capai sepanjang karier.

Pada awal musim ini, Sabalenka juga menjadi petenis kedua setelah Steffi Graf yang mampu menyapu gelar Sunshine Double.

Ia menjuarai turnamen WTA 1000 di Indian Wells dan Miami pada musim yang sama saat berstatus petenis nomor satu dunia.

Ini sekaligus melengkapi pencapaiannya yang kini telah berlangsung 100 pekan di puncak peringkat WTA.

Artikel Lainnya