Jakarta, INDONEWS.ID - Asap hitam membumbung tinggi di atas perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8). Di tengah lautan, KMP Mutiara Sentosa 2 yang sedang berlayar dari Surabaya menuju Makassar dilalap api, memaksa ratusan penumpang dievakuasi menggunakan kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi.
Di balik kepanikan tersebut, kapal itu ternyata membawa ratusan kendaraan, mulai dari truk logistik, mobil pribadi, sepeda motor, hingga satu unit alat berat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, KMP Mutiara Sentosa 2 mengangkut 140 unit truk, 25 unit mobil, 15 unit sepeda motor, dan satu unit alat berat saat insiden kebakaran terjadi. Selain muatan kendaraan, kapal juga membawa 232 penumpang dan 39 anak buah kapal (ABK).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di perairan utara Kabupaten Sumenep. Hingga siang hari, proses evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Dampak: Kapal terbakar 1 unit, Motor 15 unit, Mobil 25 unit, Truk 140 unit, Alat berat 1 unit," kata Satriyo dalam laporan tertulisnya.
Sebelumnya, hingga pukul 14.40 WIB masih terdapat sekitar 40 penumpang yang berada di atas kapal. Tim gabungan terus melakukan evakuasi terhadap penumpang yang tersisa menggunakan armada yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Perkembangan terbaru hingga pukul 17.00 WIB menunjukkan sebanyak 227 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan data tersebut merupakan pembaruan terbaru berdasarkan laporan dari tim di lapangan.
"Update pukul 17.00 WIB, korban berhasil dievakuasi: selamat 227 orang, meninggal dunia 5 orang," ujar Nanang.
Dalam operasi penyelamatan, Kapal Meratus Pematang Siantar mengevakuasi korban terbanyak, yakni 109 orang selamat dan dua korban meninggal dunia. TB Hasnur 26 menyelamatkan 65 penumpang serta mengevakuasi satu korban meninggal dunia, sedangkan Meratus Project 3 mengevakuasi 13 penumpang selamat dan satu korban meninggal dunia.
Sementara itu, Kapal Icon Daniel mengevakuasi satu korban meninggal dunia. Kapal lainnya juga ikut terlibat dalam penyelamatan, di antaranya Transco Arafura yang mengevakuasi 17 penumpang selamat, Prakarsa Mas dan SC Aila XVII masing-masing tujuh orang, Selaras Mas tujuh orang, serta British Mentor dua orang.
Nanang menegaskan proses pencarian terhadap kemungkinan adanya korban lain masih terus dilakukan. Untuk memperkuat operasi, KN SAR 249 Permadi dan RIB 01 Sumenep dikerahkan menuju lokasi, sementara BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Sumenep terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan insiden tersebut.