Jakarta, INDONEWS.ID – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus membidik peningkatan kesadaran pajak di kalangan generasi muda. Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II bersama KPP Madya Dua Jakarta Selatan II menggelar program Pajak Bertutur 2026 dengan melibatkan 80 siswa SMK 47 Jakarta.
Kegiatan yang berlangsung di Aula KPP Madya Dua Jakarta Selatan II, lantai 8 Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (4/9/2026), turut diikuti lima guru pendamping dari SMK 47 Jakarta.
Program Pajak Bertutur merupakan gerakan edukasi perpajakan yang digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut ditujukan untuk memperkenalkan fungsi dan manfaat pajak kepada pelajar sebagai calon wajib pajak pada masa mendatang.
Kepala Kanwil DJP Jakarta Selatan II Imam Arifin mengatakan, edukasi perpajakan sejak bangku sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak.
“Edukasi perpajakan yang diberikan sejak dini merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan dan kemandirian bangsa,” ujar Imam dalam kegiatan tersebut.
Menurut dia, pemahaman pajak yang baik diharapkan dapat membentuk generasi muda yang memiliki integritas sekaligus memahami peran pajak dalam pembangunan nasional.
“Melalui pemahaman yang benar, para siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berintegritas dan memiliki kesadaran tinggi akan peran pajak dalam pembangunan nasional,” katanya.
Kegiatan Pajak Bertutur 2026 turut dihadiri Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jakarta Selatan II Siscka Mirela Juniati, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Wahyu Santosa, serta Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Sigit Purnomo.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan sambutan dari perwakilan guru SMK 47 Jakarta.
Para siswa kemudian mengikuti sesi Dirjen Pajak Menyapa secara daring melalui Zoom. Sesi tersebut merupakan bagian dari kegiatan nasional Pajak Bertutur yang diikuti pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Setelah sesi nasional, Imam Arifin memberikan materi mengenai perpajakan kepada para peserta. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dan merespons berbagai informasi yang disampaikan.
Tak hanya mendapatkan materi di ruang kelas, para siswa juga diajak melihat langsung aktivitas pelayanan perpajakan melalui program Office Tour di lingkungan KPP Madya Dua Jakarta Selatan II.
Sebanyak 80 siswa dibagi menjadi tiga kelompok. Mereka didampingi pegawai KPP Madya Dua Jakarta Selatan II untuk melihat alur pelayanan perpajakan, sarana dan prasarana kantor, sekaligus berinteraksi dengan pegawai yang menjalankan pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Kanwil DJP Jakarta Selatan II juga memberikan sertifikat Edu Tax Award kepada SMK 47 Jakarta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan sekolah terhadap program inklusi kesadaran pajak.
Melalui Pajak Bertutur 2026, DJP Jakarta Selatan II tidak hanya menempatkan diri sebagai institusi yang menjalankan fungsi penerimaan negara, tetapi juga memperkuat edukasi perpajakan kepada generasi muda.
Program tersebut diharapkan dapat menanamkan pemahaman mengenai pajak sejak dini sehingga kesadaran sebagai warga negara dan calon wajib pajak tumbuh sebelum mereka memasuki dunia kerja dan memiliki kewajiban perpajakan.*