Nasional

Kafegama dan JPIC OFM Indonesia Tuntaskan Distribusi Ribuan Paket Bantuan bagi Korban Gempa di Manggarai Timur

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 15/09/2026 21:16 WIB


Kafegama dan JPIC OFM Indonesia Tuntaskan Distribusi Ribuan Paket Bantuan bagi Korban Gempa di Manggarai Timur

Jakarta, INDONEWS.ID – Kerja sama kemanusiaan antara Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (KAFEGAMA) dan JPIC OFM Indonesia berhasil menuntaskan distribusi sebanyak 1.265 paket bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores di Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur pada Senin, 14 September 2026.

Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dan menjangkau berbagai kampung serta wilayah terdampak yang tersebar di Kecamatan Sambirampas. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas para alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM yang dengan sukarela berbagi dengan saudara-saudari yang sedang mengalami masa sulit akibat bencana gempa bumi.

Melalui kolaborasi ini, bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara langsung. Kehadiran para relawan dan jaringan kemanusiaan di lapangan menjadi tanda nyata bahwa semangat gotong royong dan persaudaraan masih hidup dan terus memberi harapan bagi warga terdampak.

Masyarakat penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bapak Yusuf Jafar, perangkat Desa Nangambaur, menyampaikan apresiasi kepada KAFEGAMA dan JPIC OFM Indonesia yang telah hadir membantu masyarakat pada saat yang sangat dibutuhkan.

Ungkapan serupa disampaikan oleh Bapak Geradus Ndarung, Lurah Mbaras. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban kebutuhan sehari-hari warga terdampak, tetapi juga memberikan semangat dan keyakinan bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menghadapi dampak bencana.

Mas Vicky Yuwandi, perwakilan KAFEGAMA yang turut turun langsung mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak, menyampaikan harapannya agar warga tetap kuat, saling mendukung, dan tidak kehilangan harapan dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.

“Kami hadir membawa solidaritas dari keluarga besar alumni FEB UGM. Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami masyarakat, tetapi kami berharap dapat meringankan beban dan menjadi tanda bahwa banyak pihak yang peduli. Bumi boleh bergoyang, rumah boleh hancur dan retak, tetapi semangat, kerukunan, dan persaudaraan kita tidak boleh retak dan hancur. Semoga masyarakat tetap semangat, tabah, sehat, dan perlahan bangkit kembali pulih dan membangun kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

Mas Vicky juga menyampaikan terima kasih kepada JPIC OFM Indonesia yang telah menjadi mitra terpercaya dalam menyalurkan bantuan hingga ke kampung-kampung yang terdampak. Menurutnya, kerja sama yang baik antara KAFEGAMA dan JPIC OFM Indonesia memungkinkan bantuan dapat menjangkau masyarakat secara tepat sasaran dan efektif.

“Atas nama KAFEGAMA, kami menyampaikan terima kasih kepada JPIC OFM Indonesia yang telah bekerja tanpa lelah mendampingi masyarakat dan memastikan bantuan sampai kepada mereka yang membutuhkan. Semoga kerja sama kemanusiaan seperti ini terus terjalin demi membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan,” tambahnya.

Atas nama JPIC OFM Indonesia, Rm. Yohanes Kristo Tara, OFM, menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada KAFEGAMA dan seluruh alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM yang telah menunjukkan solidaritas nyata kepada masyarakat Flores. Menurutnya, kerja sama ini menjadi contoh baik bagaimana kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas komunitas demi menghadirkan harapan bagi mereka yang terdampak bencana.

“Terima kasih kepada KAFEGAMA dan seluruh alumni FEB UGM yang telah mempercayakan penyaluran bantuan ini kepada JPIC OFM Indonesia. Solidaritas yang ditunjukkan tidak hanya menghadirkan bantuan material, tetapi juga menguatkan semangat masyarakat untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka,” ungkap Rm. Yohanes Kristo Tara, OFM.

Dengan tuntasnya distribusi 1.265 paket bantuan ini, KAFEGAMA dan JPIC OFM Indonesia berharap masyarakat terdampak semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memperoleh dukungan moral untuk terus bangkit membangun kehidupan pascabencana. Di tengah menurunnya perhatian publik dan berkurangnya arus bantuan, kolaborasi ini menjadi tanda bahwa solidaritas kemanusiaan tetap hidup dan terus menyertai masyarakat Flores dalam perjalanan pemulihan mereka.

Artikel Lainnya