Home › Olah Raga

Real Jakarta Berjuang dengan Skuad Terbatas, Toyo Haryono Menang 3-0

Oleh : rio apricianditho - Minggu, 18/10/2026 23:18 WIB


Real Jakarta Berjuang dengan Skuad Terbatas, Toyo Haryono Menang 3-0

Jakarta, INDONEWS.ID - Kompetisi sepak bola usia muda bukan sekadar soal menang dan kalah. Di balik pertandingan, ada tantangan pembinaan yang harus dihadapi, termasuk membagi waktu antara sekolah dan sepak bola. Hal itu terlihat saat Real Jakarta menghadapi Toyo Haryono pada pekan ke-10 Liga Soeratin U-15 di Lapangan Sintetis 2 PSF, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (18/10).

Real Jakarta harus mengakui keunggulan Toyo Haryono dengan skor 0-3. Namun, hasil tersebut tak lepas dari keterbatasan pemain yang membuat Real Jakarta kesulitan menampilkan kekuatan terbaiknya. Sejumlah pemain inti absen karena mengikuti kegiatan sekolah, berlaga di kompetisi lain, cedera, maupun sakit.

Kondisi itu membuat Real Jakarta kesulitan mengimbangi permainan lawan. Toyo Haryono mampu menguasai jalannya pertandingan dan membangun tekanan sejak menit awal.

M. Riffat membuka keunggulan Toyo Haryono pada menit kelima melalui tendangan mendatar ke sudut kiri gawang. Gol cepat tersebut membuat Real Jakarta harus bekerja lebih keras untuk mengembangkan permainan.

Toyo Haryono kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-20. Berawal dari tendangan pojok, Messi berhasil menyambar bola dan menggetarkan gawang Real Jakarta.

Memasuki babak kedua, Toyo Haryono kembali mencetak gol. Umpan matang dari sisi kiri berhasil diselesaikan Raihan pada menit ke-35, sekaligus membawa timnya unggul 3-0. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Real Jakarta, Darius, mengapresiasi semangat anak asuhnya yang tetap berusaha memberikan perlawanan di tengah keterbatasan pemain. Ia mengakui, persoalan absensi akibat kegiatan sekolah masih menjadi tantangan bagi timnya, termasuk dalam menjaga konsistensi latihan.

“Problem kami masih sama. Anak-anak masih disibukkan dengan urusan sekolah. Untuk latihan pun, siapa yang bisa hadir, ya hadir. Belum lagi banyak pemain inti yang tidak bisa merumput di Liga Soeratin`, ujar Darius.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat tim pelatih harus memaksimalkan pemain yang tersedia. Minimnya pilihan pemain juga menyulitkan tim dalam menjaga keseimbangan permainan ketika menghadapi lawan yang tampil dengan kekuatan lebih lengkap.

Di sisi lain, kemenangan ini belum sepenuhnya memuaskan pelatih Toyo Haryono. Meski berhasil mengamankan tiga gol tanpa balas, ia menilai anak asuhnya masih perlu memperbaiki kerja sama dan penyelesaian akhir.

Ia melihat para pemain masih terlalu sering mengandalkan kemampuan individu sehingga aliran bola belum berjalan sesuai instruksi. Padahal, dengan pola 4-4-2 yang diterapkan, Toyo Haryono seharusnya mampu memanfaatkan lebar lapangan untuk membangun serangan yang lebih efektif.

“Kami bermain dengan pola 4-4-2 yang seharusnya bisa memanfaatkan lebar lapangan", katanya.

Pelatih Toyo Haryono menegaskan, timnya masih membutuhkan latihan lebih intensif untuk meningkatkan koordinasi antarpemain, mengurangi aksi individu, dan memaksimalkan peluang di depan gawang. Menurutnya, kemenangan atas Real Jakarta tidak bisa menjadi ukuran untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

Laga ini menjadi pengingat bahwa pembinaan sepak bola usia muda membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Pemain dituntut berkembang di lapangan, tetapi pendidikan tetap menjadi tanggung jawab utama yang tidak bisa diabaikan.

Bagi Real Jakarta, tantangannya adalah menemukan solusi agar proses pembinaan dan keikutsertaan dalam kompetisi tetap berjalan beriringan. Sementara bagi Toyo Haryono, kemenangan 3-0 menjadi modal untuk melangkah ke pertandingan berikutnya dengan pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan.

Artikel Lainnya