Home › Olah Raga

Kesalahan Berbuah Gol, Rorotan United Balas Kekalahan Laga Pertama Bungkam Toyo Haryono 3-0

Oleh : rio apricianditho - Sabtu, 31/10/2026 18:36 WIB


Aksi pemain Toyo Haryono saat dihadang pemain Rorotan United, di lapangan sintetis 2 PSF, Pancoran, Jakarta, Sabtu (31/10).foto:pras.
Aksi pemain Toyo Haryono saat dihadang pemain Rorotan United, di lapangan sintetis 2 PSF, Pancoran, Jakarta, Sabtu (31/10).foto:pras.

Jakarta, INDONEWS.ID - Kesalahan lini belakang menjadi mimpi buruk bagi Toyo Haryono saat menghadapi Rorotan United dalam lanjutan Liga Soeratin U-15 Piala Gubernur 2026. Tiga kesalahan pemain belakang berhasil dimanfaatkan Rorotan untuk mencetak gol dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 3-0 di Lapangan Sintetis 2 PSF, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10).

Rorotan tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan. Baru enam menit pertandingan berjalan, Alvin Firdaus berhasil membobol gawang Toyo setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang lawan yang gagal membuang bola dengan sempurna.

Keunggulan Rorotan bertambah pada menit ke-13. Kali ini Amir Syabani menjadi pencetak gol setelah menyambar bola rebound hasil tepisan kiper Toyo Haryono. Rorotan pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, Toyo sebenarnya berusaha memperbaiki permainan. Namun, belum sempat membangun tekanan berarti, gawang mereka kembali kebobolan pada menit ke-52.

Kesalahan operan pemain belakang Toyo membuat bola justru jatuh ke kaki Franjio Satria. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Franjio langsung menyontek bola ke dalam gawang sekaligus memastikan kemenangan Rorotan menjadi 3-0.

Keterbatasan pemain menjadi salah satu faktor yang membuat Toyo kesulitan mengembangkan permainan. Pelatih Toyo Haryono mengungkapkan, timnya datang dengan kekuatan sangat terbatas, hanya membawa 11 pemain tanpa cadangan.

Persoalan latihan juga menjadi kendala. Meski jadwal latihan sudah dibuat, pemain yang hadir hanya lima hingga enam orang karena masih disibukkan dengan kegiatan sekolah. Bahkan, beberapa pemain baru kembali bertemu saat pertandingan.

Akibatnya, koordinasi antarlini tidak berjalan baik. Kondisi semakin sulit karena sejumlah pemain harus dimainkan di luar posisi aslinya dan tim yang diturunkan bukan merupakan komposisi pemain inti.

Di sisi lain, asisten pelatih Rorotan United, Eko Budi, mengapresiasi permainan anak asuhnya. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang pembalasan setelah pada pertemuan pertama Rorotan harus mengakui keunggulan Toyo dengan skor 0-1.

Meski menang tiga gol tanpa balas, Eko belum sepenuhnya puas. Ia menilai Rorotan masih memiliki kelemahan dalam penyelesaian akhir. Sejumlah peluang emas yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol justru terbuang percuma.

Menurutnya, Rorotan seharusnya mampu mencetak lebih dari lima gol apabila para pemain lebih tenang dan efektif di depan gawang.

Karena itu, pembenahan penyelesaian akhir akan menjadi perhatian dalam sesi latihan berikutnya. Eko berharap kemenangan ini tidak membuat pemain cepat puas, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas permainan.

Artikel Lainnya