INDONEWS.ID

  • Jum'at, 24/03/2023 20:18 WIB
  • Di Uncen Papua, Wamendagri Paparkan soal Pesta Demokrasi 2024

  • Oleh :
    • Mancik
Di Uncen Papua, Wamendagri Paparkan soal Pesta Demokrasi 2024
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo.(Foto:Puspen Kemendagri)

INDONEWS.ID - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo memaparkan materi dengan topik “Pesta Demokrasi 2024” di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Papua, Jumat (24/3/2023). Paparan tersebut sekaligus merupakan tema seminar nasional yang diangkat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Uncen.

Wempi menyampaikan, ada dua hal penting ketika berbicara terkait pesta demokrasi. Pertama, dukungan regulasi untuk pelaksanaan pemilu serentak 2024 sehingga bisa berjalan tanpa kegaduhan. Kedua, terkait anggaran (budgeting) supaya proses penyelenggaraan pemilu serentak bisa berjalan dengan baik.

Baca juga : Ramadan Milik Semua: Melewati Pemilu 2024 Menuju Indonesia Harmoni

“Kita ketahui bersama bahwa KPU telah melaksanakan tahapan-tahapan untuk persiapan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 dengan pencabutan nomor urut dengan peserta pemilu itu adalah 18 partai politik nasional dan 6 partai lokal dari Provinsi Aceh,” katanya.

Dia menjelaskan, pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024 nantinya akan memilih presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif. Sementara untuk 27 November 2024 akan diadakan Pilkada Serentak di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Berbeda dengan pelaksanaan pemilu 2019 yang diikuti 34 provinsi, pada 2024 nanti pemilu akan diikuti oleh 38 provinsi dengan hadirnya empat Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua.

Baca juga : Mendagri Beberkan Dukungan Pemerintah dalam Menyukseskan Pemilu 2024

“Maka pemilu serentak yang akan kita gelar tanggal 14 Februari 2024 itu adalah 38 provinsi. Nah DPRD di 38 provinsi itu, kita akan memilih untuk duduk di wakil rakyat di 38 provinsi itu sebanyak lebih kurang 2.372 orang, kemudian DPRD di 508 kabupaten/kota,” ujarnya.

Kemudian Wempi menyebut pula terkait tingkat partisipasi politik dalam pemilu dan pilkada. Melihat pelaksaan pemilu sebelumnya, pada 2014 partisipasi pemilih anggota DPR, DPD, dan DPRD lebih kurang lebih 75,11 persen. Angka tersebut mengalami peningkatan menjadi 81,97 persen pada 2019. Sementara itu, pemerintah menargetkan partisipasi pemilih pada 2024 diharapkan bisa mencapai angka 79,5 persen.

Baca juga : Massa Gempar Demo Tolak Hak Angket DPR di Gedung DPR/MPR RI, Ini Pesan yang Disampaikan

“Di dalam penyelenggaraan pemilu tahun 2024 faktor sukses pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak, pertama adalah penyelenggara dalam hal ini KPU, Bawaslu, dan DKPP. Kedua adalah pemerintah. Ketiga adalah peserta pemilihan umum dan keempat adalah masyarakat,” tutupnya.*

Artikel Terkait
Ramadan Milik Semua: Melewati Pemilu 2024 Menuju Indonesia Harmoni
Mendagri Beberkan Dukungan Pemerintah dalam Menyukseskan Pemilu 2024
Massa Gempar Demo Tolak Hak Angket DPR di Gedung DPR/MPR RI, Ini Pesan yang Disampaikan
Artikel Terkini
KI Pusat Mantapkan Sinergi dengan Media dalam Mengawal Informasi Publik
Direktur GKI Beri Materi Kewirausahaan untuk Pelajar SMKS Bina Mandiri Labuan Bajo
Menjadi Tulang Punggung Pengembangan Usaha Ultra Mikro Indonesia, PNM Ikuti 57th APEC SMEWG
Tiga Orang Ditemukan Meninggal Akibat Tertimbun Longsor di Kabupaten Garut
Pimpin Proses Penyiapan dan Percepatan Keanggotaan Indonesia pada OECD, Presiden Joko Widodo Tunjuk Menko Perekonomian sebagai Ketua Tim Nasional OECD
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas