Dihadiri oleh 500 Orang, Pramono Anung Ikut Konsolidasi Internal Komunitas Juang Perempuan di Jakarta Utara
Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan visi dan program kerja untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta.
Reporter: very
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID – Bakal Calon Gubernur Jakarta dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Pramono Anung, menghadiri acara Konsolidasi Internal bersama Komunitas Juang Perempuan (KJP) hari Jumat, 6 September 2024 di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, yang dihadiri oleh sekitar 500 peserta.
Acara ini melibatkan perwakilan dari seluruh kelurahan di wilayah Jakarta Utara. Acara itu dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Johny Simanjuntak, Dewan Pelindung KJP sekaligus anggota DPRD Jakarta, membuka acara dengan memberikan pengarahan.
Dalam pidatonya, Johny memperkenalkan Pramono Anung, yang akrab dipanggil Mas Pram, sebagai sosok pemimpin yang merakyat, pekerja keras, dan efektif.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan ibu-ibu Komunitas Juang Perempuan untuk memenangkan Mas Pram dalam Pemilu Gubernur Jakarta mendatang.
Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan visi dan program kerja untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta.
Ia berjanji untuk menggandakan operasional RT/RW, memasang CCTV di setiap lingkungan untuk menekan tindak kriminalitas, serta meningkatkan anggaran kader dasa wisma dan jumantik.
Selain itu, Mas Pram menyoroti pentingnya meningkatkan akses transportasi ke Kepulauan Seribu serta melanjutkan beberapa program unggulan dari gubernur sebelumnya, seperti perbaikan infrastruktur Jakarta International Stadium (JIS) dan proyek superblok yang dimulai pada era Ahok.
Saat sesi tanya jawab, beberapa peserta menyampaikan aspirasi. Sri Nur dari Semper Barat misalnya meminta peningkatan kualitas pelayanan di RS dan Puskesmas.
Warga dari Rusunagrak, Cilincing juga mengeluhkan kurangnya fasilitas kesehatan, sekolah, serta sulitnya transportasi disebabkan jalan yang rawan karena bersinggungan dengan lalu lintas kontainer.
Pramono mengatakan pihaknya akan membuka peluang biaya sekolah gratis untuk sekolah swasta. ***