Komunitas Vespa Jaksel Peringati Sumpah Pemuda, Bertekad Jaga Jakarta
Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews
Jakarta, INDONEWS.ID - Komunitas Vespa Jakarta Selatan sambut Hari Sumpah Pemuda dengan napak tilas (touring) pendek-pendek, dari depan gedung Walikota Jakarta Selatan - Warung Solo, Cilandak Timur. Kumpulan penggemar skuter Italia ini juga mengajak berbagai komunitas motor sekaligus mengingatkan mereka dan masyarakat untuk menjaga Jakarta.
Minggu (26/10) pagi sekitar 150 pengendara Vespa berkumpul di depan kantor Walikota Jakarta Selatan, begitu Merah Putih diangkat mereka melesat melintasi jalan seputar Kebayoran Baru menuju Warung Solo di jalan Madrasah, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.
Josep Ketua panitia mengatakan, acara ini untuk merayakan Hari Sumpah Pemuda, kebetulan digagas oleh komunitas Vespa Jakarta Selatan. Guna lebih meriah lagi, pihaknya mengundang berbagai komunitas untuk ikut memperingati Sumpah Pemuda.
Menurutnya, ada sekitar 150 pengendara Vespa yang ikut serta, mereka dari berbagai komunitas meski yang terbanyak dari Chapter Jakarta Selatan. Selain komunitas Vespa, ada pula komunitas motor besar seperti Harley Davidson dan motor 600cc dari berbagai merk. Sementara di Warung Solo sejumlah pesohor sudah menanti yaitu, eks pembalap nasional Chandra Alim, dan Pemred indonews.id Asri Hadi.
"Rombongan dilepas dari depan kantor Walikota Jakarta Selatan menuju Warung Solo, memang ada rombongan yang memisahkan diri karena mereka juga ada acara di tempat lain", ungkapnya.
Sesampai di Warung Solo, mereka rehat sebentar lalu menuju panggung untama untuk memperingati Sumpah Pemuda. Diawali dengan lagu kebangsaan "Indonesia Raya", lalu membacakan ikrar " Sumpah Pemuda", lanjut dengan hiburan dari band lokal yang membawakan lagu-lagu penyemangat Minggu pagi mereka dan Sumpah Pemuda.
"Iya kami sengaja memperingati Sumpah Pemuda lebih awal, bila sesuai dengan tanggalnya itu hari kerja dikwatirkan pesertanya tak sebanyak hari ini", tegasnya.
Acara berlangsung meriah, untuk itu Josep berharap, semoga dengan peringatan Sumpah Pemuda, pihaknya mulai peduli dengan situasi Jakarta begitu pula dengan komunitas lain dan warga Jakarta. Ia dan komunitasnya tak mau lagi keriuhan Agustus lalu terulang, maka bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda, pihaknya bertekad menjaga Jakarta.