indonews

indonews.id

PNM Bandung Gelar PKU Akbar 2026, Dorong UMKM Bandung Barat Naik Kelas

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Bandung menggelar kegiatan Pemberdayaan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 di Kabupaten Bandung Barat sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat sektor usaha mikro dan ultra mikro.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

 

Jakarta, INDONEWS.ID - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Bandung menggelar kegiatan Pemberdayaan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 di Kabupaten Bandung Barat sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat sektor usaha mikro dan ultra mikro.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Soedirman Kopassus tersebut mengusung tema “Nasabah Berdaya, UMKM Berjaya” dan dihadiri sekitar 250 nasabah PNM serta 18 pelaku UMKM binaan unggulan dari wilayah Bandung Barat.

PKU Akbar 2026 menjadi wujud komitmen PNM dalam memperkuat kapasitas usaha para nasabah ultra mikro agar mampu tumbuh lebih mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tengah perkembangan zaman.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pemimpin Cabang PNM Bandung Neneng Yani Andriani, Deputi Direktur Pengawas PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Jawa Barat Muhammad Ikhsan, Kepala Bidang UMKM Kabupaten Bandung Barat Ujang Herman, serta Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PNM Merphino Soelaksmono.

Pemimpin Cabang PNM Bandung Neneng Yani Andriani mengatakan, kegiatan PKU Akbar merupakan salah satu bentuk pendampingan menyeluruh yang diberikan PNM kepada para nasabah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin para nasabah memperoleh manfaat nyata, mulai dari edukasi keuangan, peningkatan keterampilan usaha, akses legalitas usaha, hingga layanan kesehatan. Kami berharap para nasabah semakin percaya diri mengembangkan usaha dan mampu naik kelas,” ujar Neneng.

Ia menambahkan, pelaku usaha ultra mikro saat ini terus didorong agar mampu beradaptasi dengan era modern, termasuk melalui peningkatan kualitas produk dan pemanfaatan ekosistem teknologi digital.

Sementara itu, Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PNM Merphino Soelaksmono menegaskan bahwa tema “Nasabah Berdaya, UMKM Berjaya” bukan sekadar slogan semata.

“Ketika para nasabah memiliki kemampuan, kepercayaan diri, dan kemandirian dalam mengelola usahanya, maka UMKM akan tumbuh semakin kuat, tangguh, dan mampu menjadi penggerak perekonomian di Bandung Barat,” katanya.

Pemerintah sendiri menaruh perhatian besar terhadap sektor usaha ultra mikro dan mikro melalui pendirian PNM sejak 1999. Amanat tersebut dijalankan melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) untuk pembiayaan kelompok ultra mikro serta program Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Dalam kegiatan PKU Akbar 2026, para peserta mendapatkan berbagai fasilitas dan pendampingan, mulai dari literasi keuangan dari OJK Jawa Barat, edukasi digitalisasi usaha dari MTM, hingga informasi perekrutan tenaga kerja dari MUM.

Selain itu, tersedia pula layanan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, pemeriksaan kesehatan gratis, pelatihan kerajinan tangan, kelas memasak, pameran produk UMKM, hingga ruang pintar TJSL.

Kemeriahan acara turut diwarnai aksi bersama memainkan alat musik tradisional angklung serta product show yang menampilkan berbagai komoditas unggulan milik nasabah binaan dari Kabupaten Bandung Barat.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula kisah inspiratif dari salah seorang nasabah Mekaar PNM asal Bandung Barat yang berhasil memperoleh kesempatan beribadah umroh ke Tanah Suci berkat ketekunan usaha dan keaktifannya mengikuti program pemberdayaan PNM.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas