BREAKING NEWS! Sabana Labuan Bajo Dilalap Sijago Merah, Petugas Prioritaskan Pengamanan Kawasan Wisata
Kebakaran yang melanda hamparan sabana di kawasan Keranga dan Pelataran, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus meluas hingga diperkirakan mencapai 100 hektare pada Rabu (15/7/2026) malam.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Kebakaran yang melanda hamparan sabana di kawasan Keranga dan Pelataran, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus meluas hingga diperkirakan mencapai 100 hektare pada Rabu (15/7/2026) malam.
Hingga berita ini ditulis, api masih belum berhasil dipadamkan, sementara petugas memprioritaskan perlindungan kawasan jalan dan sejumlah hotel yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat, Yeremis Otong, mengatakan upaya pemadaman saat ini difokuskan untuk mencegah api merambat ke kawasan yang memiliki risiko tinggi, terutama jalur utama dan area perhotelan.
"Pemadaman kita lokalisasi jangan sampai masuk ke arah jalan dekat hotel-hotel. Kita fokus di titik itu," ujar Yeremis kepada Media sebagaimana dikutip Kompas.com pada Rabu malam.
Menurut Yeremis, proses pemadaman menghadapi tantangan besar karena lokasi kebakaran berada di kawasan berbukit dengan akses yang sulit dijangkau kendaraan maupun peralatan pemadam.
"Topografinya berbukit-bukit. Akses ke lokasi sulit, karena itu untuk mobilisasi peralatan dan petugas pun sangat sulit," katanya.
Kondisi tersebut diperparah oleh angin kencang yang membuat kobaran api cepat menjalar ke area sabana yang luas. Selain mempercepat penyebaran api, hembusan angin juga meningkatkan risiko bagi keselamatan personel yang bertugas di lapangan.
Di tengah keterbatasan tersebut, petugas terus berupaya mengendalikan kebakaran dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran, tiga unit armada suplai air milik Dinas Pemadam Kebakaran, satu mobil tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Barat, serta satu mobil tangki milik PDAM Mbeliling.
Kebakaran dilaporkan mulai terjadi di kawasan sabana Keranga dan Pelataran pada Rabu siang. Hingga malam hari, api belum berhasil dikendalikan dan diperkirakan telah menghanguskan sekitar 100 hektare lahan.
Pemerintah daerah bersama tim gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman dan berupaya mencegah api meluas ke kawasan permukiman, jalur transportasi, maupun fasilitas pariwisata di Labuan Bajo yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.
