Jayawijaya Mencekam! Tiga Pegawai Pemkab Ditembak OTK, Dua Tewas dan Satu Kritis
Tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026).
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026).
Dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 15.45 WIT itu, dua korban dilaporkan meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya mengalami luka kritis dan masih menjalani perawatan medis.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo membenarkan adanya penembakan tersebut. Ia menyebut ketiga korban merupakan warga sipil yang bekerja sebagai pegawai Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Jayawijaya.
"Korban penembakan merupakan warga sipil, pegawai Dinas Pertanian dan Peternakan," ujar Yusuf, Rabu (9/9/2026).
Yusuf mengatakan aparat masih mendalami kronologi kejadian. Polisi juga belum mengungkap identitas pelaku maupun motif penembakan.
"Kejadiannya betul, tapi kronologisnya masih didalami oleh anggota di sana. Dua meninggal dunia, satu kritis," katanya.
Kasi Humas Polres Jayawijaya Ipda Darlianto Pabia mengatakan tim kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit. Polisi juga masih memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut.
Sementara itu, informasi awal yang dihimpun menyebut penembakan diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Namun, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan pelaku dan motif di balik serangan tersebut.
Salah satu korban disebut berinisial drh. Alfan, warga asal Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur. Informasi mengenai identitas korban lainnya belum disampaikan secara resmi oleh kepolisian.
Hingga berita ini ditulis, aparat masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Perkembangan mengenai kondisi korban yang kritis, identitas pelaku, serta motif penembakan masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.