Daerah

Jembatan Ambruk, Kemen PUPR Siapkan Jembatan Pengganti Cipatujah

Oleh : Ronald Tanoso - Kamis, 08/11/2018 13:55 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengirimkan Jembatan Bailey sebagai jembatan sementara untuk mengganti Jembatan Cipatujah yang ambruk diterjang banjir bandang pada Rabu,(7/11/2018)

Jakarta, INDONEWS.ID - Banjir bandang yang terjadi pada Selasa (6/11/2018) di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mengakibatkan jembatan Cipatujah runtuh. 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengirimkan Jembatan Bailey sebagai jembatan sementara untuk mengganti Jembatan Cipatujah. 

Dari rilis yang diterima pada Rabu, (7/11/2018), Tim dari Kementerian PUPR juga telah berada di lokasi dipimpin oleh Direktur Preservasi Jalan, Ditjen Bina Marga Atyanto Busono. 

“Kami perkirakan rangka Jembatan Bailey tersebut akan sampai di lokasi besok sore. Sebagai informasi kondisi di lapangan saat ini genangan air masih tinggi dan juga hujan,” terang Atyanto Busono, Rabu (7/11/2018) kemarin.

Rangka Jembatan Bailey yang dikirimkan panjangnya berkisar antara 70-80 meter. Dibutuhkan waktu 3 hari untuk perakitan dan pemasangan jembatan sampai bisa dilalui masyarakat.

Selama masa perbaikan jembatan, kendaraan dapat melalui jalur alternatif yakni memutar ke arah utara yakni melewati Jalan Raya Cipatujah -  Jalan Cisompet dengan jarak 125 km dan waktu tempuh sekitar 4 jam 40 menit.  

"Perbaikan akan dilakukan menunggu debit aliran sungai surut, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI memperoleh hasil observasi kondisi pilar jembatan yang tergerus debit banjir," ujar Direktur Jembatan, Ditjen Bina Marga Iwan Zarkasi.

Jembatan yang dibangun tahun 2006 tersebut merupakan jembatan Pemerintah Provinsi yang kemudian diserahkan pemeliharaannya kepada Kementerian PUPR. 

Jembatan sepanjang 127 meter berada di Jalur Pantai Selatan Jawa Barat yang lokasinya dekat dengan muara laut. 

Dari tiga bentang jembatan tersebut, kerusakan dialami pada bentang tengah. Jembatan Cipatujah berada pada ruas jalan Cikaengan-Cipatujah sekitar 201 Km dari Bandung.  

Kementerian PUPR menghimbau para pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara terutama pada musim hujan saat ini dan mematuhi arahan dari petugas lalu lintas di lapangan. (ronald)

Artikel Terkait