PPLN Tripoli Pastikan Pemilu 2019 Berjalan Lancar di Libya

Oleh : hendro - Selasa, 16/04/2019 19:45 WIB

Suasana pemilu di KBRI Tripoli

Tripoli, INDONEWS.ID – Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) Tripoli telah berhasil menjalankan tugasnya dalam melakukan pemungutan suara pada pemilu 2019 ini, dengan baik dan berjalan lancar.

Meskipun dalam beberapa hari terakhir, situasi dan kondisi ibukota negara Libya tersebut kembali memanas karena pertempuran di kota Tripoli yang terjadi antara Pasukan Pemerintah Nasional Gabungan Libya (PNGL)  yang diakui PBB menghadang Pasukan Khalifa Haftar yang mencoba menguasai Tripoli dengan menyerang dari wilayah timur dan selatan.

Bahkan malam sebelum pelaksanaan pencoblosan, sejumlah mahasiswi WNI yang kuliah di Kampus Kuliyah Dakwah Islamiyah Tripoli telah diungsikan keluar karena lokasi dormitory mahasiswi telah beberapa kali kejatuhan serpihan roket.

“Alhamdulillah, berkat kerjasama kita semua pelaksanaan  pemilu di TPS 01 Tripoli berjalan dengan lancar. Dengan kondisi negara seperti ini, kita memang  menyarankan kepada WNI untuk lebih memperhatikan keselamatan dan keamanan sehingga banyak diantara mereka yang tidak bisa hadir," ucap Dony Harso selaku Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Tripoli.

Sepanjang pelaksanaan pemilu, suara tembakan duel artileri kedua kelompok yang bertikai berkali kali terdengar di kejauhan. 

80 persen pemilih yang memberikan hak pilihnya pada pemilu 2019 di Libya didominasi oleh mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Kampus Kulliyah Dakwah Islamiyah Libya.

Hal ini dikarenakan mudahnya akses antara kampus dan KBRI sedangkan para WNI yang berdomisili jauh dari ibukota tidak bisa memilih karena faktor keamanan.  Meskipun demikian terdapat pula sejumlah WNI yang hadir ikut melaksanakan pencoblosan  berasal dari luar Tripoli, seperti kota  Zawiya yang berjarak sekitar 60 km.

Perjalanan dari Zawiya menuju Tripoli sangat beresiko mengingat rute yang ditempuh harus melewati pusat zona pertempuran.

Pemilih di TPS 01 Tripoli berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 85 orang. Dari jumlah tersebut hanya 45 orang saja yang memberikan suaranya dengan rincian DPT 34 orang, DPTb 9 orang dan DPK  2 orang.

Pemilu dilaksanakan oleh KPPSLN Tripoli dan memulai aktivitasnya sejak pukul 09.00 sampai dengan 19.00 waktu setempat. Kegiatan ini mendapat pengawalan ketat dari polisi diplomatik dan  aparat keamanan dalam negeri PNGL.


 

Artikel Terkait