Kerusuhan terjadi secara Sistematis, Terencana dan Masif

Oleh : tirto prima putra - Rabu, 22/05/2019 15:11 WIB

Kadiv Humas Polri

Jakarta, Indonews.id – Rabu 22 Mei 2019 beberapa area di Jakarta dipadati konsentrasi massa aksi. Adapun di antara massa aksi yang terlibat vandalisme yakni tindakan merusak fasilitas umum dan properti milik orang lain. Demonstrasi sebagai menyatakan pendapat dilindungi hak asasi manusia namun vandalisme adalah kriminal.

Siang ini di Kemenko Polhukam, Kadiv Humas Polri Irjen M.Iqbal menerangkan penemuan pihak kepolisian pagi ini. Kepolisian menemukan adanya ambulans dengan logo partai politik tertentu berisi batu untuk mendukung vandalisme. Jika kasus ini terbukti melibatkan salah satu partai politik maka sangat disayangkan jika partai politik yang berfungsi sebagai pendidikan politik justru mendukung tindak kriminal.

Selain itu, kepolisian juga menemukan amplop berisi sejumlah uang tunai pada sejumlah pelaku. Indikasi kuat dalam kasus kerusuhan ini adalah adanya upaya terencana, sistematis dan masif mendukung kejadian yang merugikan banyak pihak. Setidaknya IHSG berada di zona merah dan Rupiah mencapai titik terburuk tahun ini mencapai Rp 14.515.

Artikel Terkait