Jaipongan Menghentak di Marina Bay Hull Inggris

Oleh : hendro - Rabu, 17/07/2019 07:55 WIB

Iringan musik tari jaipong membuat masyarakat Inggris kagum

London, INDONEWS.ID - Gumpalan awan mendung tidak menyurutkan semangat para seniman muda asal Bandung itu untuk tetap memasang perangkat gamelan degung, kendang, dan kecapi di arena terbuka pinggiran dermaga pelabuhan kota Hull, Utara Inggris. 

Mereka terus asyik berbenah bahkan ketika gerimis turun. Para pejalan kaki pun tak mau mempedulikan kesibukan mereka. Namun, ketika hentakan kendang dan degung membuka pagelaran musik dalam rangka New Music Biennial (NMB) 2019 di Inggris Raya itu, para pejalan kaki dan masyarakat yang sedang minum teh dan makan siang pun dibuat kaget. 

Ada jenis musik yang sepertinya tak biasa mereka dengar dan membuat penasaran. Akibatnya, penonton menyemut dan larut dalam suguhan musik dan tari rombongan gamelan Kyai Fatahillah pimpinan Iwan Gunawan itu.

Keikutsertaan musisi Indonesia dalam NMB 2019 ini merupakan bagian dari program Karavan Budaya (KarBud) yang diselenggarakan oleh kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), London. 

KarBud ini merupakan sebuah platform baru program diplomasi pendidikan dan kebudayaan dengan mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan dengan hiburan yang digarap bareng oleh seniman Indonesia dan lokal Inggris Raya. 

“Kita memberdayakan para pegiat seni-budaya Indonesia yang ada di Inggris Raya ini untuk bergabung dengan seniman Indonesia dalam program Karavan Budaya 2019. Melalui KarBud ini, kita perkenalkan seni-budaya Indonesia melalui jalur pendidikan di sekolah dan komunitas seni, lalu dipentaskan di ruang publik”, tutur E. Aminudin Aziz, Atdikbud di KBRI London saat menjelaskan konsep KarBud 2019 dan hadir pada pagelaran-pagelaran KarBud 2019.

 Lebih jauh Aminudin memaparkan bahwa KarBud dilaksanakan di berbagai tempat di Inggris Raya, dimulai sejak bulan April sampai dengan menjelang akhir tahun 2019. Sejumlah kota sudah disinggahi, termasuk London, Oxford, Cambridge, Thurrock, Powys dan Newport di Wales.

Pagelaran di Marina Bay, kota Hull, menyuguhkan tari topeng Cirebon, rampak kendang, kecapi suling, dan jaipongan. Pemilihan materi sajian ini, menurut Iwan Gunawan, agar masyarakat Inggris Raya dapat menikmati sajian warna musik yang bernuansa klasik dan kontemporer pada satu pertunjukan. 

 Harapan Iwan ini tampaknya tercapai ketika melihat antusiasme dan kekhusyuan pengunjung saat menikmati sajian demi sajian. Apalagi, cuaca yang awalnya mendung dan gerimis, menjelang sore malah berubah menjadi cerah, seolah mendukung dan menyemangati pagelaran musisi dan penari muda asal Jawa Barat tersebut.

Tampak hadir dalam acara pagelaran kali ini tokoh musik gamelan Indonesia di UK yaitu Neil Sorrel. Bersama grup York Gamelannya, Neil sengaja datang ke Hull untuk ikut tampil bersama pada acara NMB 2019.

 Neil Sorrel adalah tokoh pertama bersama Alec Roth dan Anne Hunt yang memperkenalkan gamelan kepada masyarakat Inggris Raya sejak 40 tahun yang lalu. Pada tahun 2018, ketiganya dianugrahi Penghargaan Kebudayaan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengingat jasa-jasanya dalam mengembangkan seni gamelan di UK. Selain itu, tampak hadir John Jacob yang dikenal sebagai musisi ‘nyentrik’ pegiat gamelan jazz. 

Dalam kesempatan tersebut, baik Neil Sorrell maupun John Jacob menyatakan kekagumannya terhadap pagelaran musik gamelan dan tari pimpinan Iwan Gunawan ini. "Musik dan tarinya sangat dinamis, menyajikan banyak hal baru bagi penggemar musik dan tari Indonesia di Inggris," ungkap Neil. 

Sementara itu, John Jacob menambahkan, banyak unsur seni musik dan tari yang perlu menjadi bahan pelajaran bagi kami, musisi di Inggris ini, khususnya tentang seni musik dan tari Sunda yang luar biasa ini. Oleh karena itu, mereka mengharapkan Kantor Atdikbud dan KBRI terus mendukung program pendidikan dan kebudayaan semacam ini. 

Menanggapi harapan mereka, Atdikbud E. Aminudin Aziz menyampaikan apresiasi kepada keduanya dan juga kepada masyarakat UK pada umumnya yang telah menambah kemeriahan di setiap acara Karbud 2019.

 “Kita evaluasi hal-hal yang sudah dikerjakan, perbaiki masalah yang kurangnya, lalu kita siapkan paket program yang lebih baik dan lebih banyak di tahun-tahun mendatang. Semakin semarak program, seperti ini, maka hal itu menunjukkan capaian positif diplomasi pendidikan dan kebdayaan Indonesia di UK ini”, pungkas Aminudin di hadapan para seniman dan penonton yang hadir di kesempatan pagelaran di Marina Bay Hull tersebut. 
 

Artikel Terkait