Nasional

Agribusiness Expo Jadi Ajang Latihan Mahasiswa Berwirausaha

Oleh : very - Senin, 02/12/2019 21:10 WIB

Agribusiness Expo yang diselenggarakan di Taman Koleksi, Kampus IPB Baranangsiang, Sabtu (30/11). (Foto: ist)

Bogor, INDONEWS.ID -- Kebutuhan Indonesia terhadap wirausahawan muda terus meningkat terutama dalam rangka membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dapat melalui pendidikan yang tidak hanya sekadar mempelajari teori, namun juga mempraktikkannya.

Hal ini dilakukan oleh Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University melalui Mata Kuliah Praktik Kewirausahaan yang melibatkan mahasiswa Agribisnis dan 10 mahasiswa internasional yang membentuk 22 tim.

Pada mata kuliah ini para mahasiswa ditantang untuk menghasilkan karya maupun inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Hasil karya masing-masing tim ditampilkan dalam Agribusiness Expo yang diselenggarakan di Taman Koleksi, Kampus IPB Baranangsiang, Sabtu (30/11).

Tri Syaputra Fikri, Ketua Pelaksana Expo menyampaikan, selama satu  semester berjalan, mahasiswa mendapatkan tugas membuat ide usaha yang nantinya akan ada evaluator dari pihak bank dan pengembang bisnis. Setiap kelompok akan melakukan presentasi untuk mencari investor dalam pengembangan bisnis masing-masing.

“Harapannya para mahasiswa yang sudah menyelesaikan mata kuliah ini adalah idenya bisa diwujudkan agar nantinya tidak perlu lagi mencari kerja. Sehingga sesuai dengan tujuan IPB University yaitu mencetak lulusan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Fikri seperti dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (2/12).

Sementara itu, Dr Burhanuddin yang merupakan Koordinator Mata Kuliah menerangkan bahwa mata kuliah tersebut memiliki bobot (0-3) yang seluruh kegiatannya merupakan praktikum. Pada minggu pertama mahasiswa diminta mencari ide bisnis, dan kemudian ide ini nantinya dibagi ke dalam empat bagian.

Pertama, membuat bisnis baru. Kedua, bisnis yang bisa bermitra dengan usaha yang sudah ada. Ketiga, menguatkan bisnis yang sudah ada dan keempat magang di perusahaan maupun tempat bisnis lainnya.

“Sama sekali tidak ada pemberian dana. Dulunya ada pendanaan, lalu pada tahun kedua tanpa dana tetap terselenggara dengan baik. Sebenarnya ada atau tidaknya dana mahasiswa tetap bisa berwirausaha,” ungkap dosen IPB University itu.  Menurutnya, wirausaha itu modal utamanya bukan uang tetapi keinginan, kreativitas, dan ide. Adapun fungsi dosen di sini dalah sebagai konsultan bagi mahasiswa.

Expo kali ini merupakan expo yang kesembilan sejak tahun 2013. Penyelenggaraan expo ini melibatkan sekitar 700 mahasiswa yang terdiri atas 22 tim yang diantaranya terdapat 4 mahasiswa Jepang, 4 mahasiswa Australia, dan 2 mahasiswa Malaysia.

“Kesan saya terhadap mata kuliah ini adalah tentang cara mata kuliah ini memperkenankan mahasiswa supaya menjadi kreatif, seperti harus memilih produk yang ingin dijual. Pada saat yang bersamaan mahasiswa juga harus memikirkan tentang manfaat produk tersebut bagi konsumen,” ungkap Amiratul Nora Filzah, mahasiswa internasional dari Universiti Putra Malaysia.

Manfaat lain yang ia dapatkan dari mata kuliah ini adalah dapat mengetahui orang-orang yang berada di luar tempat saya kuliah yaitu Malaysia. Ia pun juga bisa mengetahui dan mempelajari cara berwirausaha yang notabene dirinya bukan mahasiswa agribisnis. (Very)

Loading...

Artikel Terkait