Nasional

BNPB : Katulampa Siaga 2, Warga Jakarta Diharapkan Waspada

Oleh : adri - Jum'at, 14/04/2017 13:32 WIB

Banjir di gang pemukiman padat Rawajati.(Ist)
Jakarta, INDONEWS.ID  - Wilayah Bogor, Jakarta Barat sejak kemarin diguyur hujan cukup lebat, hal tersebut membuat debit Sungai Ciliwung bagian hulu mengalami kenaikan pada Kamis (13/4/2017) malam. Menyikapi kenaikan debit air tersebut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi sejumlah titik lokasi di Jakarta yang akan terdampak banjir pada Jumat (14/4/2017). “Daerah bantaran sungai yang diperkirakan terdampak banjir adalah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina dan Kampung Melayu,” kata Kepala Pusat Informasi Data Dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Jumat (14/4/2017) Diperkirakan pagi ini debit air tersebut tiba di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan. Pasalnya, status bendungan Katulampa saat ini masuk pada Siaga II. “Saat ini Katulampa Siaga II. Hingga pukul 21.15 WIB, tinggi muka air Sungai Ciliwung masih 170 centimeter dan hujan masih terus berlangsung,” kata Sutopo. Kepala BNPB ini menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir untuk waspada. “Peringatan dini Disaster Warning System (DWS) wilayah Bidara Cina dan Kampung Melayu sudah di aktifkan. Kemudian penyebaran memalui SMSBLAST juga sudah dilakukan sesuai SOP,” ujarnya. Namun demikian, ia memperkirakan banjir yang terjadi tidak akan terlalu besar jika dilihat kondisi cuaca di Jakarta yang tidak terjadi hujan lebat. “Kondisi Sungai Ciliwung di Depok dan Manggarai kondisi normal sehingga adanya tambahan kenaikan debit banjir tidak akan luas dan besar,” imbuhnya. Namun demikian Sutopo mengatakan, BPBD Kota Bogor dan BPBD DKI Jakarta terus memantau perkembangan debit Sungai Ciliwung. (Lka)
TAGS :

Artikel Terkait