Jakarta, INDONEWS.ID - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian mengaku dirinya aagak terkejut ketika diajak terbang dengan menggunakan pesawat temput AU Sukhoi sebelum pemberian Wing Kehormatan, Rabu (20/12/2017)
Jenderal Tito yang menaiki Sukhoi SU-38MK2 tiba di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 6.30 WIB. Jenderal Tito langsung menuju ke ruang, untuk berganti pakaian dengan menggunakan seragam terbang milik TNI AU yang telah disiapkan sebelumnya.
Beberapa saat kemudian, Tito bersama Kasad Jenderal Mulyono dan Kasal Laksamana Ade Supandi keluar ruang dari ruang ganti dan langsung menuju landasan terbang empat pesawat tempur buatan ruisa ini yang telah siap.
Pesawat bernomor TS 3007, TS 3009, TS 3010 dan TS 3011 milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara itu telah terparkir menghadap selatan di Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Pukul 8.30 WIB, deru suara pesawat buatan Rusia itu pun mulai terdengar.
Kapolri Tito menggunakan pesawat TS 3009. Sedangkan Panglima Hadi menggunakan pesawat bernomor TS 3007. Dua pesawat sisanya digunakan oleh Kastaf TNI AD dan Kastaf TNI AL.
Sebelum menaiki pesawat tempr AU ini, keempat jenderal ini terlebih dahulu melakukan foto bersama.
Setelah masuk kedalam pesawat Sukhoi, keempat jenderal tersebut duduk di kokpit belakang tepat di belakang kokpit pilot penerbang.
Jenderal Tito, terlihat agak kaku dan grogi saat mamsuki kokpit pesawat, Kapolri kemudian dibantu oleh sejumlah kru yang telah disiapkan pihak TNI AU.
Tak lama der mesin pesawatpun bergemuruh kencang dan lepas landas terbang ke arah barat daya. Pesawat akan bermanuver di udara Jakarta hingga ke Pangandaran Jawa Barat. Langit sempat menggelap dan terjadi hujan. Namun, pukul 9.50 WIB, empat jet tempur itu pun kembali mendarat di Lanud Halim Perdana Kusuma.
Kapolri Tito pun mengakui sempat deg-degan saat pertama memasuki pesawat tempur itu.
"Kesannya nyaman, deg-degan awalnya. Setelah itu dibawa manuver dibelok kanan kiri atas bawah saya pusing juga, biasa tangkep maling sekarang naik pesawat tempur," kata Tito berkelakar saat jumpa pers usai pemberian Wing Kehormatan di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu (20/12/2017).
Tito mengaku ini baru pertama kali naik pesawat tempur Sukhoi.
"Kayak naik Mercy, tapi pas manuver dan ngerem seperti Kijang, jadi tadi sempat kaget, karena ngeremnya pakai parasut tadi katanya hahahaha" pungkas Tito sambil tertawa.(Lka)