Politik

Diminta Jadi Pembantu Jokowi, Prabowo: Saya Siap dan akan Bekerja Keras

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 22/10/2019 09:15 WIB

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo (Foto: KedaiPena)

Jakarta, INDONEWS.ID - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto baru saja menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Berkemeja putih, Prabowo datang ke Istana Presiden didampingi Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo. Usai bertemu Presiden Jokowi, Prabowo mengatakan ia diminta untuk membantu pemerintah.

Dalam keterangannya saat ditemui reakn-rekan media, Prabowo mengaku belum mengetahui akan menempati posisi apa di kabinet kerja Jokowi. Namun ia diminta Jokowi membantunya di bidang pertahanan. Atas permintaan Jokowi itu, ia mengaku siap dan berjanji akan menjalankannya dengan sebaik-baiknya.

"Saudara-saudara sekalian, saya baru saja menghadap bapak presiden Republik Indonesia. Yang baru kemarin dilantik saya bersama Edhy Prabowo kami diminta untuk memperkuat kabinet beliau," ujarnya.

Menurut dia, Jokowi memintanya untuk membantu di bidang pertahanan. Oleh karena itu, Jokowi pun memberikan pengarahan kepada Prabowo. Namun, Prabowo tidak menyebut arahan kepada Edhy.

""Saya diminta beliau untuk membantu di bidang pertahanan dan saya akan bekerja sekeras mungkin mencapai sasaran. Dan harapan yang ditentukan. Saya kira demikian," kata Prabowo.

Seperti diketahui, Prabowo dan Edhy disebut-sebut bakal menghuni susunan kabinet Jokowi-Ma`ruf. Prabowo akan menjadi menteri pertahanan, sedangkan Edhy menjadi menteri pertanian.

Sebelumnya, Prabowo bertemu Jokowi di Istana. Dalam pertemuan itu, dibahas kemungkinan partai Gerindra untuk berkoalosi dengan Pemerintah.*(Rikardo).

 

 

Artikel Terkait