Nasional

Malam Takbiran, Kasus Positif Corona Tembus 21 Ribu Orang

Oleh : Ronald T - Sabtu, 23/05/2020 22:25 WIB

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto. (Foto : Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Kasus positif virus korona (covid-19) di Indonesia terus bertambah. Sebanyak 949 orang dinyatakan positif korona per Sabtu, 23 Mei 2020.

"Totalnya (kasus positif korona di Indonesia) menjadi 21.745 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu, (23/5/2020).

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah 192 menjadi 5.249 orang, sedangkan kasus meninggal bertambah 25 menjadi 1.351.

Data penambahan ini merupakan hasil dari pemeriksanaan spesimen dengan jumlah kumulatif 239.740. Secara umum sudah 399 kabupaten di 34 provinsi yang terjangkit Covid-19.

Penambahan ini merupakan kedua terbanyak. Sebelumnya, penambahan kasus positif covid-19 di Tanah Air sempat menyentuh 973 kasus pada 21 Mei 2020.

Yuri menghimbau masyarakat untuk tetap patuh pada anjuran dan siap beraktivitas pada kondisi normal yang baru. Kondisi itu mengharuskan masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan selalu menggunakan masker saat ke luar rumah.

Dia menekankan, masyakarat harus menghindari kerumunan dan bepergian jauh, seperti aktivitas mudik. Semua dilakukan dalam upaya membendung penyebaran virus.

"Tanpa ini kita akan menghadapi problem berkepanjangan. Jadi mari bekerja sama, saling membantu, patuhi semua anjuran pemerintah," ujarnya.

Yurianto menjelaskan, pemerintah juga masih melakukan pemantauan terhadap 49.958 orang dalam pengawasan (ODP). Adapun jumlah pasien dalam pengawasan yang masih diawasi sebanyak 11.495 orang.

Data ODP dan PDP tersebut, lanjut Yurianto menjadi gambaran bahwa penularan masih bisa terjadi. Dia menegaskan pesan atau anjuran pemerintah sudah banyak disampaikan oleh media massa sehingga dia kembali mengimbau masyarakat untuk memulai paradigma New Normal.

"Ini sumbangsih yang bisa kita lakukan untuk negara kita untuk menghadapi Covid1-19. Kita pasti bisa," tandasnya. (rnl)

Loading...

Artikel Terkait